Pengelola Kalibata City Cek Data Penyewa Unit Usai Temuan Mayat Mutilasi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 12:35 WIB
Tower Ebony Apartemen Kalibata City.
Tower Ebony Apartemen Kalibata City. (Wilda Hayatun/detikcom)
Jakarta -

Mayat pria korban mutilasi ditemukan di lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Pengelola apartemen saat ini tengah menelusuri data penyewa dan pemilik unit tersebut.

"Identitas penyewanya masih sedang diselidiki untuk sewanya lewat mana. Dan owner-nya sedang kita hubungin saat ini. Jadi kita masih dalam penyidikan," kata Resident Manager Apartemen Kalibata City Bagus kepada wartawan di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).

Bagus menjelaskan pihaknya menerima informasi adanya mayat di salah satu unit tersebut setelah polisi datang ke Apartemen Kalibata City. Polisi berkoordinasi dengan pihak pengelola untuk mengecek unit berkaitan dengan adanya laporan orang hilang.

"Ya jadi awalnya kemarin siang itu ada dari Polda Metro Jaya terkait dengan laporan orang hilang. Kita sudah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Polda untuk koordinasi mengenai hal itu," kata Bagus.

Bagus mengungkap, setelah dari Apartemen Kalibata City, polisi bergerak ke Depok untuk melakukan penangkapan. Sepulang dari Depok, barulah polisi menggeledah kamar di Tower Ebony dan menemukan mayat di sana.

"Nah kemudian siangnya itu izin untuk merapat ke Depok gitu saja sih. Merapat ke Depok untuk penangkapan. Nah malamnya dari Depok itu diindikasi korbannya itu ada di Ebony lantai 16,'" tuturnya.

Lebih lanjut, Bagus mengatakan sebelumnya pihaknya tidak pernah menerima keluhan dari penghuni apartemen, misalnya saja ada bau menyengat dari unit tersebut.

"Tidak ada. Tidak ada sama sekali," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Rinaldi Harley Wismanu ditemukan tewas dimutilasi di Apartemen Kalibata City pada Rabu (16/9) malam. Rinaldi Harley Wismanu dilaporkan hilang sejak 9 September 2020.

"Jadi kaitan dengan LP (laporan orang hilang) tadi, kemudian hasil penyelidikan ditemukan jenazahnya di situ dalam kondisi dimutilasi dalam koper yang dibungkus," jelas Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (16/9).

Yusri membenarkan jasad korban dimutilasi. Hanya, Yusri tidak menjelaskan berapa bagian tubuh korban yang dimutilasi.

"Jadi potongan-potongannya dibungkus menggunakan tas kresek dan ditaruh di dalam koper," imbuhnya.

Yusri menambahkan jasad korban saat ini telah dievakuasi ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jasad korban akan diautopsi untuk diketahui penyebab kematiannya.

(mei/mei)