Sejumlah Pejabat DKI Kena COVID, PAN Nilai Semua Gedung di Balkot Perlu Ditutup

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 07:36 WIB
Balai Kota DKI
Foto: Balai Kota DKI (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada 2 pejabat DKI terinfeksi Corona (COVID-19) yang menyebabkan Gedung G Balai Kota ditutup 3 hari. Anggota F-PAN DPRD DKI Jakarta Lukman Hakim justru menilai lebih baik seluruh Gedung Balai Kota ditutup sementara.

"Kalau menurut saya sih (seluruh) gedungnya ditutup untuk sementara, mungkin seminggu diliburkan, Pemprov DKI bersama DPRD, Balai Kota ditutup dulu, dan fokus semua untuk memutuskan matai rantai COVID-19," ujar Lukman saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

Lukman mengatakan semua pihak harus bekerja keras memutus rantai penyebaran. Jika tidak, menurut Lukman, derita pandemi Corona akan terus berkepanjangan dan memakan banyak korban.

"Kalau kita semua harus bekerja keras untuk bagaimana caranya, semuanya harus bekerja keras untuk memutus matai rantai COVID ini. Kalau tidak, ini akan menderita berkepanjangan terus, akan jatuh korban banyak, dan ini kan menjadi tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Selain itu, Lukman menilai sejauh ini Pemprov DKI cukup transparan mengungkap ada sejumlah pejabat DKI terpapar Corona. Namun dia mengingatkan untuk fokus penanganan Corona.

"Kalau soal buka data (pejabat Pemprov DKI positif Corona) atau tidaknya itu kan saya kira sih sudah transparan. Cuma, ayolah sekarang ini waktunya apalagi sudah berlaku PSBB, sudah fokus bener-bener," imbuhnya.

Sebelumnya, Anies Gedung G Balai Kota DKI Jakarta ditutup mulai hari ini sampai Sabtu (19/9) lusa. Anies menegaskan penutupan itu dilakukan bukan berkaitan dengan kasus Corona yang dialami Sekda DKI Jakarta Saefullah, melainkan ada dua pejabat yang terinfeksi COVID-19.

"Pemprov DKI Jakarta khusus di Gedung G ini di Balai Kota akan ditutup bukan karena kasus Pak Sekda, tapi karena tadi pagi ditemukan ada dua orang pejabat, satu pejabat eselon dua yang terpapar positif dan ada beberapa yang sedang menunggu hasil sore ini," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/9).

Seperti diketahui, per Selasa (15/9) tercatat ada 9 pejabat DKI yang terinfeksi Corona. Mereka di antaranya adalah Sekda DKI Jakarta Saefullah, Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta Reswan W Soewaryo, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari, Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin, Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah Idris, Ketua TGUPP Amin Subekti, dan Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto.

(rfs/idn)