MUI: Masalah COVID-19 Bagaikan Gunung Es, Ini Sangat Menyedihkan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 17:13 WIB
Sekjen MUI Anwar Abbas.
Sekjen MUI Anwar Abbas (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengibaratkan masalah COVID-19 di Indonesia seperti gunung es. Anwar mengatakan tambahan kasus baru Corona saat ini yang masih tinggi sangat menyedihkan.

"Jadi masalah COVID-19 ini benar-benar bagaikan gunung es apalagi tambahan kasus baru COVID-19 dalam beberapa hari ini per hari sekitar 3.507 kasus di seluruh Indonesia dan angka kematian akibat COVID-19 diperkirakan dalam beberapa hari ke depan akan bisa menembus angka 9.000 jiwa dan di akhir bulan September bisa-bisa mencapai angka 10.000 jiwa. Ini jelas-jelas sangat menyedihkan hati kita," kata Anwar dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

"Oleh karena itu, melihat masih tingginya angka kematian dan angka orang yang positif terkena kasus COVID-19, maka MUI mengimbau seluruh warga masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan diri kita masing-masing karena, kalau tidak, maka jumlah anggota masyarakat yang terkena kasus COVID-19 tentu akan semakin meningkat dan membesar," sambung Anwar.

Anwar mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan harus menjadi kebiasaan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

"Karena risiko yang paling rendah untuk terkena COVID itu adalah dengan membiasakan dan melaksanakan 3 hal, yaitu sering-sering mencuci tangan, selalu memakai masker, terutama bila ke luar rumah dan selalu menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter maka masing-masing kita secara pribadi untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain harus bisa membiasakan diri kita dengan ketiga hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari di masa COVID-19 ini," ujar Anwar.

Anwar juga mengimbau pemerintah agar serius melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya protokol kesehatan. Sosialisasi itu bisa melalui televisi hingga platform media lainnya.

"Agar tercipta kesadaran yang tinggi dari warga masyarakat untuk memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan yang ada dan adanya kemampuan pada diri mereka untuk mengimplementasikannya secara baik dan benar. Karena dengan itulah kita insyaallah akan dapat dan mampu bagi menekan dan menurunkan penularan virus ini secara signifikan, sehingga negeri ini kita harapkan akan bisa keluar dengan cepat dari masalah COVID-19 ini," tutur dia.

Tonton video 'Satgas Covid-19: 30% Warga Jakarta Merasa Kebal Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/jbr)