Survei Median: Mayoritas Warga DKI Pilih PSBB Ketimbang PSBMK

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 12:52 WIB
Petugas memeriksa penumpang di dalam kendaraan yang melintas di Posko Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/4/2020). PSBB diterapkan di Padang dan kabupaten/ kota lain di provinsi itu mulai Rabu (22/4/2020) hingga 5 Mei 2020 untuk menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dengan membatasi aktivitas di luar rumah, wajib menggunakan masker serta pembatasan jumlah penumpang kendaraan roda empat dan roda dua.
Foto: Iggoy el Fitra/Antara Foto

PSBB atau PSBM?

- PSBM/PSBK: 36,4%
- PSBB: 42,4%
- Tidak tahu/tidak jawab: 21,2%

Masing-masing responden yang memilih PSBB dan yang memilih PSBB punya pelbagai alasan. Berikut ini alasannya:

Alasan pilih PSBB

- Agar segera berakhir Corona ini: 16,7%
- Menekan laju pertumbuhan COVID-19: 14,3%
- Lebih efektif menyeluruh: 14,3%
- Karena semua wilayah terpapar COVID: 11,9%
- Sudah zona merah sudah bahaya: 7,1%
- Jika hanya mikro maka tidak semua mematuhi protokol kesehatan: 7,1%
- Menangani Corona tanpa harus mengorbankan ekonomi rakyat kecil: 4,8%
- Memperketat orang masuk ke Jakarta: 4,8%
- Korban semakin banyak 4,8%
- Kesadaran masyarakat masih kurang: 4,8%
- Ada ketimpangan bila PSBB sebagian: 4,8%
- Tidak semua daerah terindikasi: 2,4%

Alasan pilih PSBM/PSBK

- Agar masyarakat kecil tetap bisa mencari uang: 30,6%
- Menangani Corona tanpa harus mengorbankan ekonomi rakyat kecil: 13,9%
- Agar bisa tetap beraktivitas: 11,1%
- Tidak semua daerah terindikasi: 8,3%


(dnu/van)