Round-Up

Hadi Pranoto Kembali Bikin Kehebohan Usai Dipolisikan

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 21:04 WIB
Hadi Pranoto
Hadi Pranoto (Dok. detikcom)
Jakarta -

Hadi Pranoto kembali membuat kehebohan setelah dilaporkan karena dianggap menyebarkan berita bohong atas klaim penemuan 'obat Corona' yang disiarkan dalam akun YouTube Anji. Kini Hadi menggugat sosok yang melaporkan dirinya, Muannas Alaidid, senilai Rp 150 triliun karena merasa pelaporan itu merugikan.

Gugatan diajukan Hadi Pranoto ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat pada awal Agustus lalu. Ia menuntut Muannas selaku CEO Cyber Indonesia untuk membayar kerugian senilai Rp 150 T karena merasa telah dirugikan secara langsung dan tidak langsung berupa materiil dan imateriil.

Hadi meminta ganti rugi akibat pelaporan Muannas mengakibatkan bisnisnya lesu. Dasar gugatan terhadap CEO Cyber Indonesia itu berawal dari pernyataan Hadi dalam wawancara dengan Anji terkait 'obat Corona'. Muannas melaporkan Hadi Pranoto karena dianggap telah menyebarkan kabar bohong.

Hadi Pranoto pun melaporkan balik Muannas atas tuduhan pencemaran nama baik. Tak cukup sampai situ, Hadi Pranato juga mengajukan gugatan terhadap Muannas karena merasa telah dirugikan.

Berikut ini rinciannya:

Materiil
a. Produk yang siap edar Rp 10.000.000.000
b. Produk yang tidak jadi produksi/diedarkan Rp 1.000.000.000.000

Nonmateriil
a. Dipermalukan di depan umum Rp 100.000.000.000.000
b. Menjadi tertekan/gangguan mental berakibat kesehatan Rp 40.000.000.000.000
c. Akibat teror terhadap keluarga Rp 8.990.000.000.000

Gugatan ini didasarkan bahwa pernyataan Hadi dalam wawancara dengan Anji disebut telah salah dimaknai oleh Muannas yang berujung pada pelaporan ke polisi dengan tuduhan penyebaran berita bohong. Dalam petitum gugatannya, ganti rugi yang dituntut kepada Muannas dibayarkan hingga 8 turunan.

Muannas AlaididMuannas Alaidid (Farih/detikcom)

Adapun petitum yang diajukan oleh Hadi adalah sebagai berikut:

I. Mengabulkan gugatan seluruhnya
II. Menyatakan sita jaminan berharga
III. Menyatakan penggugat adalah warga negara yang perlu mendapatkan perlindungan hukum
IV. Menghukum tergugat Muanas Alaidid membayar secara tunai kepada penggugat sejumlah RP 150.000.000.000.000,- (seratus lima puluh triliun rupiah) atau setara dengan USD 10 miliar

Materiil
a. Produk yang siap edar Rp 10.000.000.000
b. Produk yang tidak jadi produksi/diedarkan Rp 1.000.000.000.000

Nonmateriil
a. Dipermalukan di depan umum Rp 100.000.000.000.000
b. Menjadi tertekan/gangguan mental berakibat kesehatan Rp 40.000.000.000.000
c. Akibat teror terhadap keluarga Rp 8.990.000.000.000
VI. Menghukum sampai dengan keturunan ke-8 (delapan) tergugat Muanas Alaidid melanjutkan pembayaran kerugian jika belum cukup jumlah RP 150.000.000.000.000,- (seratus lima puluh triliun rupiah) atau setara dengan USD 10 miliar
VII. Menghukum tergugat membayar biaya perkara

Selanjutnya
Halaman
1 2