Arteria Dahlan vs Sahroni Debat Panas di Rapat Komisi III DPR-Polri!

Eva Safitri - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 14:54 WIB
Rapat Komisi III DPR dan Polri (Eva Safitri/detikcom).
Foto: Rapat Komisi III DPR dan Polri (Eva Safitri/detikcom).
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan berdebat dengan Wakil Ketua Komisi III DPR Sahroni. Perdebatan diawali saat pernyataan Arteria dipotong oleh Sahroni.

Rapat digelar di Ruang Rapat Komisi III, Senin (14/9/2020). Awalnya arteria mengadukan soal masalah bendera PDIP yang dibakar saat demo di depan DPR. Arteria mempertanyakan kenapa polri tidak tahu dengan kejadian itu.

"Saya tanya Kapolda dan Kapolres Jakarta Pusat, masa nggak tahu ada kejadian itu," kata Arteria, saat waktunya memberi pendapat.

Kemudian, pendapat Arteria dipotong oleh Sahroni. Dia meminta agar Arteria tidak berpendapat di luar agenda pembahasan anggaran.

"Pak Arteria, ini fungsi pengawasan jangan melibatkan di luar fungsi pengawasan," tegas Sahroni yang memimpin rapat.

"Ini, kaitannya kan dengan anggaran," jawab Arteria.

"Jangan sampai anggaran terkait hubungan parpol dengan pimpinannya. Ini menyikapi jangan sampai mencampuri urusan anggaran," sindir Sahroni.

Arteria lalu menjawab Sahroni lagi. Arteria mengatakan pihaknya akan mengomentari soal anggaran, sambil menunjukan kertas yang disebutnya berisi angka anggaran.

"Tapi sebenarnya, Pak Ketua, saya sebenernya membahas anggaran, tapi Pak Ketua ini apa sudah berprasangka dulu. Padahal yang saya katakan ini angka-angka semua," kata Arteria.

"Sebagai pimpinan saya berhak menyampaikan kepada saudara Arteria menjelaskan bahwa ini pengawasan anggaran, bukan pengawasan pada saat rapat kerja," balas Sahroni.

Arteria pun kembali membalas ucapan Sahroni.

"Jadi kalau begini saya kan juga enggak nyaman dipimpin sama Pak Ketua. Orang lagi bicara anggaran dibilang saya bicara pengawasan," ujarnya.

Sahroni pun langsung meminta Arteria melanjutkan pendapatnya terkait anggaran. Namun Arteria enggan melanjutkan. Arteria hanya mengangkat kedua tangannya sambil menaikan bahu. Sahroni pun langsung meminta Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menjawab semua pendapat anggota Komisi III.

"Karena saya sebagai pimpinan saya berhak menyampaikan kepada saudara Arteria menjelaskan bahwa ini adalah fungsi pengawasan anggaran bukan pada fungsi pengawasan pada saat rapat kerja. Pak Wakapolri monggo silahkan," tuturnya.

Tonton video 'Arteria Dahlan Tepis Isu Kakeknya Pendiri PKI di Sumbar':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/tor)