Syekh Ali Jaber Ditusuk saat Ceramah, PAN: Intelijen Polisi Perlu Ditingkatkan

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 14:46 WIB
Syekh Ali Jaber.
Foto: Syekh Ali Jaber. (Foto Antara)

Wasekjen PAN ini meminta agar kasus tersebut diusut secara transparan. Ia ingin setiap motif dan pihak yang terlibat dapat diungkap secara tuntas.

"Kami minta agar kejadian ini diusut tuntas oleh kepolisian terbuka dan transparan serta diadili sesuai ketentuan serta mencari motif pelaku dan membongkar jaringan pelaku apabila memang ada tendensi keterlibatan pihak-pihak tertentu," ujar Pangeran.

Tak hanya itu, Pangeran pun berharap agar para ulama bisa mendapat perlindungan. Khususnya, perlindungan terhadap ulama besar seperti Syekh Ali Jaber.

"Kami juga berharap agar para ulama sebagai pembimbing umat harus mendapat perlindungan sebab kedudukannya sangat strategis sebagai pembimbing umat apalagi sekelas ulama besar Syekh Ali Jaber," ungkapnya.

Sebelumnya, pendakwah Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria pada Minggu (13/9) kemarin. Peristiwa ini terjadi saat Syekh Ali Jaber mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Tangan pendakwah itu terluka akibat tusukan. Pelaku langsung dibekuk orang-orang di lokasi.

Pelaku berinisial AA dan hingga saat ini diketahui merupakan pelaku tunggal. Kepada polisi, AA mengaku menusuk Syekh Ali Jaber karena merasa dihantui.

"Iya secara logika masih apa... karena dia berawal dari halusinasi visual, kalau bahasanya dia di BAP itu dihantui oleh Syekh Ali Jaber, sebelumnya pernah ditemui setahun yang lalu, sering lihat di TV, live," ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana.


(hel/ibh)