Round-Up

12 Fakta Terbaru Penyerangan Mapolsek Ciracas Jerat Puluhan Tersangka

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 07:44 WIB
Suasana pasca penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu, (29/8/2020). Polsek Ciracas dikabarkan diserang oleh sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu (29/8) dini hari. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA

Kapolda Metro Ikut Tanggung Kerugian Materil

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan pihak kepolisian mendapat kerugian mencapai Rp 1 miliar lebih. Namun, kerugian itu tidak ditanggung oleh TNI AD melainkan ditanggung Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sujana atas keinginan Kapolda Irjen Nana.

"Selanjutnya, khusus kerugian yang mengakibatkan kerusakan materil dari pihak kepolisian di total sekitar Rp 1,63 miliar. Dari TNI pimpinan AD akan mengganti kerugian tersebut. Namun, atas kebijaksanaan Kapolda Metro untuk kerugian materil tidak perlu diganti, dan akan diatasi oleh Kapolda Metro, karena menurut Kapolda, pada dasarnya TNI-Polri di lingkungan Jakarta tetap solid," ujar Dudung saat konferensi pers, Rabu (9/9/2020).

Dudung mengungkapkan saat ini TNI AD sudah membayar kerugian senilai Rp 596 juta. Kerugian ini ditanggung sementara oleh TNI AD kemudian baru dilimpahkan ke pelaku penyerangan.
Jumlah pengaduan korban aniaya fisik ada 23 orang. Kerugian materil ada 109 orang, dari 109 orang, ada 13 orang mengalami penganiayaan dan kerugian materil.

Ada yang Warga Dipukul Lalu Dilindas

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan ada 23 korban penganiayaan fisik terkait kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Dudung mengungkapkan detik-detik mereka diserang hingga tidak berdaya.

"Dari hasil rekapitulasi, jumlah pengaduan korban penganiayaan fisik ada 23 orang. Ini berupa penganiayaan, pembacokan, kemudian pemukulan. Kemudian ada penusukan, dan ada juga masyarakat yang sudah dipukul, kemudian sudah terkapar masih dilindas juga pakai motor," ujar Dudung saat konferensi pers, Rabu (9/9/2020).

Dudung juga mengatakan 109 orang mengalami kerugian materil. Mereka yang mengalami kerugian itu ada dari pihak kepolisian karena beberapa pos polisi diserang dan ada juga dari kalangan masyarakat.

Dia menyebut masyarakat yang menjadi korban penyerangan itu dari masyarakat yang di pertigaan pertigaan lampu merah Arundina hingga Polsek Ciracas. TNI AD sudah membayar kerugian kepada masyarakat. Total kerugian yang dibayarkan Rp 596 juta, data ini dikumpulkan per 7 September 2020.

Halaman

(aan/idn)