Top 5 News

Kontroversi Ubah Lambang Pancasila hingga Peserta MTQ Pertahankan Cadar

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 15:48 WIB
Top 5 News 9 September
Foto: detikcom
Jakarta -

Paguyuban Tunggal Rahayu di Kabupaten Garut tengah bikin geger. Mereka mengubah bentuk burung di lambang Pancasila dan mengganti kalimat Bhineka Tunggal Ika. Aparat dan pemerintah kabarnya turun langsung menyelidiki paguyuban ini.

Sementara itu, sebuah video yang menunjukkan seorang wanita yang disuruh untuk melepas cadar saat menjadi peserta MTQ ke-37 Sumatera Utara (Sumut) tengah viral di media sosial. Wanita itu memilih didiskualifikasi daripada membuka cadarnya.

Demikian beberapa berita yang ramai mendapatkan atensi pembaca detikcom. Selain dua berita tersebut, ada juga berita lainnya yang banyak dibaca. Apa saja? Berikut ini Top 5 News edisi Rabu (9/9/2020).

1. Heboh! Paguyuban di Garut Ubah Lambang Pancasila

Paguyuban Tunggal Rahayu tengah membuat geger lantaran aksi mereka merubah lambang Pancasila. Mereka kini sedang menjadi perbincangan. Aparat dan pemerintah kabarnya turun langsung menyelidiki paguyuban ini.

Paguyuban yang bermarkas di Kecamatan Cisewu, Garut ini mulai muncul awal September 2020. Mereka eksis di Facebook. Ada beberapa akun yang terkait dengan kelompok ini di Facebook.

Kemunculan Paguyuban Tunggal Rahayu ini dibenarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Garut. Kepala Kesbangpol Wahyudijaya mengatakan, beberapa waktu lalu perwakilan paguyuban sempat datang ke kantornya.

Artikel Selengkapnya: Geger, Paguyuban di Garut Ubah Lambang Pancasila

2. Lambang Sila Keempat Bergambar Logo PDIP

Cuitan di twitter tentang simbol Pancasila sila ke-4 yang bergambar lambang banteng khas PDIP, viral di medsos. Logo PDIP muncul dijadikan lambang sila keempat dalam program belajar daring yang disiarkan salah satu televisi lokal di Surabaya.

Cuitan tersebut ramai saat akun twitter @chandra_ds membuat tweet disertai video di twitter pada Selasa (8/9), pukul 12.09 WIB. Pada tweet pertama ini, akun tersebut menampilkan screenshot program tersebut beserta logo PDI Perjuangan yang terpampang serta gambar materi.

Tweet kedua, akun @chandra_ds mencuitkan tweet "Kesalahan sangat fatal pada materi program pembelajaran GURUku untuk kelas 1 SD disiarkan @sbotv pagi ini tgl 8 September 2020. Lambang sila 4 kepala banteng tapi gambarnya lambang PDI-P. @e100ss @dispendiksby1 @BanggaSurabaya @SapawargaSby.

Artikel Selengkapnya: Viral Logo PDIP Jadi Simbol Sila ke-4

3. Peserta MTQ Disuruh Lepas Cadar

Sebuah video yang menunjukkan seorang wanita yang menjadi peserta menolak saat diminta melepas cadar saat mengikuti MTQ ke-37 Sumatera Utara (Sumut) tengah viral. Wanita itu memilih didiskualifikasi daripada membuka cadarnya.

Dilihat detikcom, pagi tadi, dalam video yang viral di salah satu channel YouTube itu terlihat ada seorang wanita berbaju hitam yang menggunakan cadar naik ke bilik untuk membaca Al-Qur'an. Saat akan memulai, wanita itu diminta membuka cadarnya.

"Tolong dibuka cadarnya supaya tahu bacaannya. Sudah jadi aturan nasional, kalau nggak dibuka, langsung didiskualifikasi," kata seseorang kepada wanita dalam video itu.

Artikel Selengkapnya: Peserta MTQ Didiskualifikasi karena Pertahankan Cadar

4. MUI Tolak Sertifikasi Penceramah Ala Menag

Program penceramah bersertifikat yang digagas Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi memicu badai kritik. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak program tersebut lantaran berpotensi menjadi alat untuk mengontrol kehidupan beragama.

Pernyataan MUI itu tertuang dalam surat keputusan bernomor Kep-1626/DP MUI/IX/2020. Surat itu diteken oleh Waketum MUI Muhyiddin Junaidi dan Sekjen MUI Anwar Abbas.

Pada salah satu poinnya, MUI Menghimbau kepada semua pihak agar tidak mudah mengaitkan masalah radikalisme dengan ulama, dai/muballigh dan hafizh serta tampilan fisik (performance) mereka, termasuk yang lantang menyuarakan amar makruf nahi munkar bagi perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Artikel Selengkapnya: Pernyataan Lengkap MUI Tolak Penceramah Bersertifikat

5. Penampilan Baru Jaksa Pinangki Berkerudung

Jaksa Pinangki Sirna Malasari kembali diperiksa di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Penampilan Pinangki kini tampak berbeda, ia datang mengenakan kerudung abu-abu dan rompi tahanan Kejagung.

Diketahui, ini merupakan kelima kalinya Pinangki memenuhi panggilan penyidik. Belum diketahui persis pemeriksaan Pinangki terkait kasus yang ditangani Kejagung atau Bareskrim Polri.

Sejumlah materi penyidikan dibahas dalam gelar perkara kasus dugaan gratifikasi Pinangki yang dilakukan oleh Kejagung yang melibatkan KPK hingga Komjak. Salah satunya mengenai pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra.

Artikel Selengkapnya: Gaya Baru Jaksa Pinangki Saat Diperiksa

(ega/ega)