Kasus Lurah Benda Baru Ngamuk di Sekolah Dalam Proses Dihentikan

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 10:23 WIB
Lurah Benda Baru
Foto: dok Lurah Benda Baru
Tangerang Selatan -

Pihak kepolisian tengah memproses penerbitan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) kasus Lurah Benda Baru yang ngamuk di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan. Penghentian penyidikan dilakukan setelah pihak sekolah mencabut laporan atas Lurah Benda Baru tersebut.

"Dalam proses SP3," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan saat dihubungi wartawan, Rabu (9/9/2020).

Iman menambahkan, jika nantinya kasus itu telah resmi di-SP3, status tersangka yang saat ini disandang Lurah S akan gugur demi hukum.

Sebelumnya, Iman mengungkapkan, pihaknya telah menerima pencabutan laporan dari pihak sekolah. Pihak sekolah dan Lurah Benda Baru juga sudah berdamai.

"Kita kurang-lebih seminggu lalu sudah menerima surat pencabutan dan perdamaian," kata Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan di Mapolres Tangerang Selatan, Jalan Promoter, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (27/8/2020).

Lebih lanjut Iman menuturkan berkas perkara saat ini juga belum dilimpahkan ke kejaksaan. Iman membantah proses penanganan kasus tersebut berlangsung lama karena menunggu perdamaian tersebut.

Dia menambahkan, pada kasus seperti ini, pihaknya mengedepankan restorative justice.

"Tidak ada (penundaan). Kan memang proses penyidikan berjalan. Kita meriksa saksi, naik jadi tersangka, lalu untuk melengkapi pemberkasan dan lain sebagainya. Kasus-kasus seperti ini juga kita terbuka untuk restorative justice," ujarnya.

Untuk diketahui, Lurah S dilaporkan ke kepolisan setelah mengamuk dengan menendang stoples di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan. Hal itu diduga karena lurah tersebut merasa marah siswa titipannya tidak diterima di sekolah tersebut.

Polisi kemudian menyelidiki kasus tersebut. Pada Rabu (19/8), polisi kemudian menetapkan Lurah S sebagai tersangka.

(mei/fjp)