Gegara Sengketa Tanah Keluarga, Pasutri di Sumbawa NTB Dibacok

Faruk Nickyrawi - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 17:21 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi tindak kriminal
Sumbawa -

Pasangan suami istri, M saleh (45) dan Elpiah (43) di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan dengan tubuh penuh luka sabetan senjata tajam oleh warga. Kedua korban penganiayaan ini lalu dilarikan ke rumah sakit setempat.

"Tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh terduga pelaku dengan menggunakan senjata tajam yang dilatarbelakangi permasalahan sengketa tanah," ungkap Kasubbag Humas Polres Sumbawa, Iptu Sumardi, Senin (7/9/2020).

Suami istri tersebut menjadi korban penganiayaan oleh GA (45). Diduga sebelumnya antara kedua korban dan pelaku memiliki persoalan sengketa tanah keluarga.

Sumardi menjelaskan kasus penganiyaan itu terjadi pada Kamis (3/9) lalu, tepatnya di pekarangan kadang milik korban, Desa Juranalas, Kecamatan Alas Sumbawa. Saat itu, pelaku sengaja menunggu kedatangan korban. Pelaku juga telah menyiapkan senjata tajam parang dan tombak untuk menyerang korban.

Tak lama setelah korban tiba dan memarkir mobilnya, korban melihat pelaku dengan mengenakan topi berwarna gelap dan memakai masker menutup wajahnya. Pelaku membawa sebuah tombak di tangan kanan dan kapak di tangan kirinya berlari mengejar korban.

"Korban M Saleh dikejar oleh pelaku lalu menusuk dengan menggunakan tombak berulang kali hingga korban tersungkur tak berdaya." terang Sumardi.

Mendengar suara keributan, istri korban langsung turun dari rumah panggung. Elpiah melihat Saleh sudah tak berdaya.

Elpiah lantas hendak menolong Saleh, namun dia pun ikut dibacok oleh pelaku.

"Istri korban sempat ingin menolong namun malah mendapat serangan dengan menggunakan kapak, sempat ditangkis menggunakan tangan kanan sehingga tangan kanannya robek" jelas Sumardi.

Korban Elpiah berhasil lolos dari serangan pelaku dan meminta tolong kepada warga sekitar. Melalui areal persawahan, Elpiah teriak meminta tolong dan didengar oleh warga.

Warga yang panik pun bergegas menuju lokasi kejadian dan menemukan korban yang sudah tak sadarkan diri. Warga kemudian melarikan korban dengan istrinya ke rumah sakit terdekat.

"Pelaku berhasil kami amankan dirumah miliknya tanpa perlawanan, dan setelah itu langsung di amankan di Mapolsek Buer dengan tujuan untuk menghindari amukan masa." ujarnya.

(aud/aud)