Penampakan Tebalik Kopi Disegel Lagi Usai Kasatpol PP DKI Marah-marah

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Sabtu, 05 Sep 2020 18:16 WIB
Tebalik Kopi disegel Satpol PP DKI
Tebalik Kopi disegel Satpol PP DKI. (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin meluapkan kemarahannya saat mengetahui Tebalik Kopi, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah ditutup sementara karena melanggar aturan PSBB. Saat ini Satpol PP kembali menyegel kafe ini dan memasang garis kuning. Begini penampakannya.

Pantauan detikcom pada Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Jl H Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, kafe yang berada di pinggir jalan ini telah ditutup. Kafe ini tampak disegel dengan garis bertulisan 'dilarang melintas' milik Satpol PP DKI Jakarta. Segel tersebut terpasang di sejumlah titik. Di halaman tampak beberapa daun kering berserakan.

Kafe ini terletak tepat di pinggir jalan besar sehingga segel pun terpasang mengitari pagar. Selain itu, garis segel Satpol PP juga ditempelkan pada bangunan depan dan pintu masuk kafe.

Dari luar pintu masuk terlihat halaman kafe yang di dalamnya ditumbuhi rumput hijau. Ada pula kursi dan meja yang tersusun di sekitar kolam renang. Namun kursi tampak dinaikkan ke atas meja.

Halaman depan gedung dengan cat abu-abu ini juga dikelilingi oleh garis Satpol PP. Tak ada aktivitas terlihat di dalam Tebalik Kopi. Situasi lengang dan tak ada satu pun pemilik atau pengelola di lokasi. Selain itu, tak tampak Satpol PP berjaga di sini.

Sementara itu, pantauan lalu lintas di Jalan H Nawi Raya, tepatnya di depan Tebalik Kopi, terlihat sepi. Namun sesekali tampak kendaraan lalu lalang. Selain itu, tak tampak pengunjung yang datang ke Tebalik Kopi.

Tebalik Kopi disegel Satpol PP DKIBangunan Tebalik Kopi disegel Satpol PP DKI. (Tiara Aliya/detikcom)

Seperti diketahui, Kasatpol PP DKI Arifin meluapkan kemarahannya saat melakukan sidak ke Kafe Tebalik Kopi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, dalam video diunggah Instagram @satpolpp.dki. Arifin mengatakan marah karena pengelola restoran tidak mempedulikan protokol COVID-19.

Arifin mengatakan Kafe Tebalik Kopi sudah ditutup sementara selama 1x24 jam, Kamis (3/9) malam, oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun, esoknya, mereka tetap buka dan tidak ada iktikad baik untuk melakukan perbaikan protokol COVID-19. Ia tambah dibuat kesal karena pengelola melepaskan tanda tutup sementara yang dipasang Satpol PP.

(lir/lir)