Kapolda Metro Cek Protokol Kesehatan di 2 Pabrik Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 20:09 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan kunjungan ke kawasan industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengecek pabrik di Kabupaten Bekasi. (Foto: Istimewa)
Kabupaten Bekasi -

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengecek protokol kesehatan di sejumlah pabrik di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di lingkungan pabrik.

Pengecekan tersebut dilakukan di PT Omron Indonesia dan PT Epson Indonesia, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/9/2020). Ia turut ditemani Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan.

"Kami ingin mengecek bagaimana kesiapan dua perusahaan tersebut untuk masalah protokol kesehatan sudah dilaksanakan," kata Nana dalam keterangannya yang diberikan oleh Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Sunardi, Rabu (2/9).

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan kunjungan ke kawasan industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana melakukan kunjungan ke kawasan industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Nana menyebutkan perusahaan wajib memfasilitasi protokol kesehatan para karyawannya. Hal itu agar meminimalisir penyebaran Corona di ruang lingkup pabrik.

"Ini demi memutus mata rantai dan penyebaran COVID-19," imbuhnya.

Nana mengatakan penanganan Corona baik di tingkat daerah maupun tingkat pusat jauh dari kata memadai. Untuk itu, perlu peran aktif masyarakat, khususnya industri, untuk mencegah penyebaran virus sedini mungkin.

Diketahui ratusan karyawan pabrik di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, positif terinfeksi Corona. Klaster ini terbentuk dari temuan Pemkab Bekasi terkait 242 karyawan Pabrik LG terpapar Corona.

Kemudian, klaster pabrik kembali tercipta di PT Suzuki. Diketahui, 71 karyawan Suzuki positif Corona.

Terakhir, 220 karyawan PT NOK (Nippon Oilseal Kogyu) terkonfirmasi positif Corona. Sebagian karyawan sudah diisolasi di berbagai rumah sakit, sementara karyawan lainnya dikarantina di rumah.

(isa/mei)