PDIP Umumkan Rekomendasi Cawalkot Surabaya Pengganti Risma Besok

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 15:25 WIB
Megawati dan Hasto Teleconference
Foto: Hasto Kristiyanto (dok. PDIP)
Jakarta -

Waktu yang ditunggu-tunggu terkait rekomendasi PDIP di Pilkada Kota Surabaya tiba. PDIP akan mengumumkan rekomendasi pengganti Tri Rismaharini esok hari di DPP PDIP.

"Surabaya sangat layak ditempatkan sebagai puncak pengumuman calon kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan. Di kota inilah semangat nasionalisme dan patriotisme tumbuh subur. Di kota inilah semangat hubbul wathon minal iman berkumandang menghalau bala tentara sekutu," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/8/2020).

Hasto menilai selama kepemimpinan Risma, kehadiran Pemkot Surabaya dirasakan betul oleh warga. Hal itu, bagi Hasto tak boleh membuat Surabaya jatuh ke tangan yang salah.

"Kepemimpinan Ibu Risma bersama seluruh jajaran birokrasi dirasakan betul kehadirannya oleh masyarakat Surabaya. Kesemuanya membentuk modal sosial sebagai benteng pertahanan rakyat agar Surabaya tidak jatuh ke tangan yang salah," ujar Hasto.

Selain itu, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut penuh pertimbangan dalam memberikan rekomendasi Pilkada Surabaya. Bahkan, pengumuman rekomendasi Pilkada Surabaya dilakukan secara khusus.

"Hal itulah yang menyebabkan mengapa PDI Perjuangan begitu hati-hati, dan Ibu Megawati Soekarnoputri pun mempertimbangkan dengan saksama, dengan bening, sebab keputusan terhadap sosok pemimpin Surabaya tersebut berkorelasi langsung terhadap kehidupan rakyat kecil, dan juga menentukan arah masa depan Kota Surabaya yang begitu indah dan asri. Bahkan demi tanggung jawab tersebut, pengumuman Kota Surabaya pun dilakukan secara khusus," imbuh Hasto.

Dalam keterangannya, Hasto menyebut pengumuman rekomendasi Pilkada Surabaya dilakukan dalam Rapat DPP PDIP yang dinyatakan terbuka untuk umum, dan dilakukan secara daring pada esok hari pada pukul 14:00 WIB.

Sebelumnya, beredar surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk calon yang akan diusung di Kota Surabaya. PDIP Jawa Timur memastikan surat tersebut palsu.

"Surat itu palsu," kata Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari di Surabaya, Selasa (1/9).

Sri Untari menyatakan bahwa PDIP adalah partai yang tertib. Tidak mungkin rekomendasi bisa bocor bahkan hingga ke media sosial. Apalagi, rekom di Surabaya beberapa waktu lalu ditunjukkan oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani masih tersegel di dalam amplop.

(rfs/imk)