Eko 'Patrio' Anggap PAN Reformasi Hoax

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 14:32 WIB
Eko Patrio
Eko 'Patrio' (Azizah/detikcom)
Jakarta -

Politikus PAN Eko Hendro Purnomo atau Eko 'Patrio' berharap Amien Rais kembali berkumpul bersama PAN. Partai baru besutan Amien Rais, PAN Reformasi, disebutnya sebagai partai hoax.

"Kalau saya nganggapnya ini partai hoax dong ya, karena saya belum diajak ngobrol, belum apa. Dan teman-teman saya tanya satu per satu juga belum.... Jadi saya melihat belum ada kebenarannya," kata Eko di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Eko mengaku selama ini dekat dengan Amien Rais dan anak-anaknya. Eko pun berharap Amien Rais kembali dan membesarkan PAN yang didirikannya di era reformasi itu.

"Gini, saya tuh deket ya, sama Mas Hanafi Rais deket, sama Pak Amien deket, sama Mumtaz Rais deket, nggak ada tuh ngomongin partai baru, nggak ada," ujar Eko.

"Jadi ya kalaupun ada, sangat disayangkan. Terus kalau bisa saya berharap, saya masuk PAN itu karena Pak Amien Rais. Jadi berharap Pak Amien Rais dan juga keluarganya lebih baik membesarkan PAN yang sekarang. Ini dari lubuk hati paling dalam saya," imbuhnya.

Menurut Eko, Amien Rais-lah yang menjadi alasannya bergabung dengan PAN. Ketua DPW PAN DKI Jakarta itu menyayangkan jika Amien Rais meninggalkan PAN dan berharap PAN kembali utuh.

"Saya masuk PAN itu karena Pak Amien Rais, bukan karena siapa-siapa, bukan karena istri saya, karena Pak Amien Rais. Jadi sangat disayangkan kalau PAN udah sebesar ini tiba-tiba ditinggalkan oleh beliau. Saya malah, yuk ah, guyub aja, kumpul lagi aja, gedein PAN. Orang kemarin kumpul aja kita sudah mulai tergerus, apalagi sekarang tercerai berai," ungkapnya.

Saat ditanya apakah dia tertarik bergabung dengan PAN Reformasi, Eko mengaku belum ada yang mengajaknya. Ia bahkan menyebut loyalis Amien Rais, Agung Mozin, yang selama ini membuat pernyataan soal PAN Reformasi, hanya menyebarkan hoax.

"Saya kalau ditanya gimana, sampai sekarang kan saya di partai PAN. Saya deket sama Pak Amien, deket sama Pak Zul, deket sama tokoh-tokoh parpol lain, dalam hal ini di internal PAN. Nggak ada tuh info saya diajak atau ada yang mengajak, belum ada. Kalau ditanya gabung atau nggak, sekarang siapa yang ngajak, orang nggak ada yang ngajak," tutur Eko.

"Cuma yang sekarang ditanya kan itu Pak Agung Mozin. Pak Agung Mozin, ke Sekjen saya tanya dengan Pak Zulkifli Hasan, itu dulu udah dipecat katanya. Jadi saya takutnya ini jangan-jangan hoax aja. Dari Pak Amien Rais nggak ada sama sekali," tandasnya.

Sebelumnya, Amien Rais gencar diberitakan akan membentuk partai baru yang dinamai PAN Reformasi. Partai baru Amien Rais akan dideklarasikan pada Desember 2020.

"Dari 30 nama yang diusulkan memang yang menguat Partai PAN Reformasi. Bukan singkatan ya, jadi PAN Reformasi, itu yang menguat," kata loyalis Amien Rais, Agung Mozin, kepada wartawan, Sabtu (29/8).

Kemunculan PAN Reformasi disikapi dengan cibiran oleh putra Amien Rais, yakni Mumtaz Rais. Mumtaz menyebut PAN Reformasi sebagai PAN Halusinasi.

"Mereka (anggota Dewan dan kepala daerah PAN) semua sibuk bekerja, bukan seperti para pengangguran itu yang luntang-lantung berhalusinasi mau bikin partai. Kalau memang PAN halusinasi (baca: PAN Reformasi) ini sampai beneran terbentuk dan diisi oleh seperempat saja dari anggota Dewan kita yang berjumlah sekitar 1.500-an, maka saya sebagai Ketua PoK DPP penjaga tangguh benteng PAN ini, akan berenang dari pantai Kapuk sampai Labuan Bajo, sebagai bentuk giveaway, persembahan dari saya," kata Mumtaz kepada wartawan, Senin (31/8).

(azr/lir)