Nadiem Bicara Risiko Menyeramkan PJJ dan Kebijakan 'Selalu Salah'

ADVERTISEMENT

Nadiem Bicara Risiko Menyeramkan PJJ dan Kebijakan 'Selalu Salah'

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 08:03 WIB
Pemerintah berencana menghimpun anak-anak Indonesia ke dalam satu wadah. Wadah itu bernama Manajemen Talenta Nasional (MTN).
Mendikbud Nadiem Makarim (Grandyos Zafna/detikcom)

Kini, mau tidak mau PJJ lewat cara belajar daring (online) harus dijalani. Nadiem bakal menyalurkan Rp 9 triliun untuk bantuan kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, hingga dosen. Khusus untuk pendidikan dasar dan menengah, Nadiem menginstruksikan para kepala sekolah agar segera mengisi data pokok pendidikan (Dapodik) siswa, supaya siswa-siswi yang benar-benar berhak mendapat kuota gratis tidak ada yang tercecer. Waktunya ditunggu hingga 11 September.

"Saya tahu ada deadline yang sangat mepet, tapi kami pastikan ada cukup waktu dan ada selalu cukup waktu perbaikan ke depannya. Memang, kami di Kemdikbud harus mengejar tanggal supaa semua bergerak," kata Nadiem.

Lantas bagaimana dengan yang tidak punya gawai (gadget) berupa ponsel pintar, tablet, atau laptop? Nadiem menginstruksikan sekolah-sekolah untuk menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli gawai.

"Tentunya dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) bisa digunakan sekolah untuk membeli smartphone, tablet, maupun laptop sehingga bisa dipinjamkan ke anak-anak," kata Nadiem.


(dnu/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT