Kepala BNPT Sebut Propaganda Kelompok Radikal Banyak di Media Sosial

Herianto Batubara - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2020 15:51 WIB
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar saat bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Jawa Tengah (dok BNPT)
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar (Foto: dok. BNPT)
Jakarta -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, Boy mengajak semua meningkatkan kewaspadaan mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme.

Boy Rafli menyambangi Pondok Pesantren Ih'yaul Qur'an di Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (28/8). Di lokasi ini digelar dialog kebangsaan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah dan tokoh agama di Kabupaten Wonogiri.

Dalam kesempatan tersebut, Boy Rafli mengatakan merajut silaturahmi dengan masyarakat melalui dialog merupakan salah satu cara BNPT bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dialog ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat setempat terhadap perkembangan paham radikal terorisme, sekaligus mengimbau partisipasi aktif masyarakat untuk mencegah tersebarnya paham tersebut.

"Kami mengajak semua agar kita meningkatkan kesiapsiagaan generasi kita, menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari ideologi-ideologi berbahaya, terhindar dari bibit-bibit konflik yang dapat mengoyak keharmonisan kehidupan masyarakat yang selama ini terbina," kata Boy dalam rilis, Sabtu (29/8/2020).

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar saat bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Jawa Tengah (dok BNPT)Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar saat bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Jawa Tengah. (Foto: dok. BNPT)

Lebih lanjut Boy Rafli juga mengajak para hadirin memupuk semangat persatuan, saling menghormati, dan semangat toleransi. Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara yang kaya keberagaman dapat terancam dengan radikal intoleran yang bahaya.

Terlebih, lanjut Boy Rafli, saat ini kelompok-kelompok radikal intoleran yang tidak bertanggung jawab tersebut merasuki ruang dunia maya yang sedang digandrungi masyarakat.

"Propaganda mereka banyak di media sosial, jadi perlu bijak dalam menggunakannya, kita bimbing dan berikan literasi serta edukasi karena isinya tidak semuanya positif. Kepada tokoh agama dan pimpinan pesantren, kita imbau agar kita dapat membentuk generasi yang berakhlak unggul dan cinta tanah air, karena cinta kepada negeri merupakan sebagian dari iman," ujar dia.

Acara dihadiri oleh Kabinda Jawa Tengah, Kapolres, Wakil Bupati Kabupaten Wonogiri, Kapolres Wonogiri, Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Wonogiri, ketua organisasi kemasyarakatan agama setingkat Kabupaten Wonogiri, anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, dan pimpinan beberapa ponpes di Wonogiri.

Kehadiran Kepala BNPT Boy Rafli dalam forum dialog ini didampingi oleh Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Direktur Deradikalisasi BNPT Prof Irfan Idris, Direktur Pencegahan BNPT Kombes R Ahmad Nurwakhid, dan Direktur Perlindungan BNPT Brigjen Herwan Chaidir.

(hri/jbr)