Singgung Influencer, MPR Harap Penyaluran Subsidi Gaji Transparan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2020 11:41 WIB
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan berharap program subsidi gaji/upah bagi pekerja non-PNS atau BUMN yang diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus tepat sasaran.

Syarief juga meminta agar program subsidi gaji/upah sebesar Rp 600 ribu dari pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah 5 juta ini tersalurkan secara transparan dan akuntabel

"Jangan salah sasaran seperti yang terjadi dengan pelatihan online dan dana komunikasi (influencer)," kata Syarief dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2020).

Hal tersebut, kata Syarief, lantaran bantuan tunai langsung tersebut sangat berguna bagi rakyat yang mengalami kesulitan akibat pandemi COVID-19.

"Yang membuat ekonomi daya beli rakyat semakin menurun. Seharusnya program ini sudah digulirkan oleh Kementerian terkait secara menyeluruh kepada rakyat, bukan baru sekadar peresmian oleh Presiden," jelas Syarief.

Diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan program subsidi upah bagi pekerja. Di hari peluncuran ini, bantuan tersebut akan langsung ditransfer ke 2,5 juta pekerja.

"Diberikan hari ini, yang kita luncurkan hari ini 2,5 juta (pekerja)" kata Jokowi saat acara peresmian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8).

Menurut Jokowi subsidi gaji tahap pertama ini diberikan kepada 2,5 pegawai di masing-masing perusahaan yang sudah mengirimkan data dan sudah divalidasi oleh BPJAMSOSTEK dan Kementerian Ketenagakerjaan. Pegawai tersebut juga mencakup berbagai sektor.

"Ini saya kira komplit ada pekerja honorer termasuk guru honorer, ada petugas pemadam kebakaran honorer, ada ada juga karyawan hotel ada tenaga medis perawat ada petugas kebersihan ada karyawan hotel," pungkasnya.

(mul/ega)