Buka Gelombang VI, Kartu Prakerja Dukung Sektor UMKM

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 21:43 WIB
UMKM Sumedang
Ilustrasi UMKM/Foto: Muhamad Rizal
Jakarta -

Sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi perhatian pemerintah di masa pandemi. UMKM dinilai menjadi sektor yang penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang kini tengah terpuruk akibat pandemi. Pemerintah melalui berbagai pihak baik kementerian maupun lembaga juga bahu-membahu untuk memulihkan perekonomian melalui sektor ini.

Salah satu cara mendorong sektor kewirausahaan yaitu dengan adanya program Kartu Prakerja. Tujuan adanya program ini adalah untuk meningkatkan kemandirian peserta. Sehingga diharapkan peserta akan memiliki pilihan untuk menjalankan usaha sesuai dengan pengetahuan dan skill yang mereka miliki.

Di masa pandemi ini, ancaman resesi menjadi perhatian khusus pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah memiliki strategi untuk mencegah resesi di Indonesia. Strategi itu dengan menyediakan akses menuju lapangan pekerjaan, salah satunya dengan peningkatan skill lewat Kartu Prakerja.

"Kita yang paling penting adalah masyarakat memiliki akses bisa melanjutkan pekerjaan," ucap Airlangga pada Sabtu (8/8/2020).

Perpres 76/2020 juga menyebutkan akan memprioritaskan pekerja terkena PHK atau dirumahkan dan pelaku UMKM yang terdampak pandemi COVID-19. Di masa ini, penerapan Kartu Prakerja masih terdiri dari pelatihan dan insentif. Namun, insentif diperbesar menjadi instrumen safety net sehingga Kartu Prakerja menjadi semi-bansos.

Sedangkan tepat hari ini, Kamis (27/8/2020) pukul 12.00 WIB program Kartu Prakerja membuka pendaftaran Gelombang VI. Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja Louisa Tuhatu mengatakan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang VI ini dibuka untuk 800.000 orang. Pendaftaran Kartu Prakerja dapat dibuka melalui situs prakerja.go.id.

"Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang VI akan dibuka hari ini, Kamis, 27 Agustus, pukul 12.00 WIB. Mereka yang lolos seleksi akan menerima SMS pemberitahuan," ucap Louisa.

Program Kartu Prakerja ini dinilai sangat bermanfaat bagi peserta. Apalagi, peserta memiliki kontrol penuh atas pelatihan yang akan mereka ikuti. Dengan materi pelatihan yang relevan serta lembaga pelatihan yang kredibel, peserta Kartu Prakerja diharapkan untuk secara mandiri mengembangkan diri dengan bekal pengetahuan & skill-nya.

Dengan cara baru dalam pelatihan dan menggunakan media digital peserta bisa mengasah kemampuan sekaligus menjadi melek teknologi. Adapun digitalisasi UMKM inilah yang akan membantu usaha para peserta dapat berkembang dan bertahan di era pandemi.

Selain itu, peserta Kartu Prakerja juga dapat memberikan evaluasi terhadap pelatihan yang mereka ikuti. Sehingga, diharapkan konsep hingga jenis pelatihan bisa terus diperbaiki, tumbuh dan relevan bagi mayoritas masyarakat yang mengikuti program ini.

(prf/ega)