PDIP Sesalkan Amien Rais Spekulasi Gedung Kejagung Dibakar

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 18:29 WIB
Sekolah partai calon kepala daerah PDIP virtual
Hasto Kristiyanto (tengah). (Tangkapan layar webminar PDIP)
Jakarta -

Mantan Ketua MPR Amien Rais menduga gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) sengaja dibakar oleh pihak yang diyakininya sebagai 'orang dalam'. PDI Perjuangan (PDIP) menyesalkan eks Ketum PAN itu berspekulasi tanpa fakta.

"Kalau Pak Amien, kita tahu apa yang beliau sampaikan banyak spekulasinya. Rakyat lah yang akan menentukan bagaimana jalan pikiran seseorang," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers via virtual, Rabu (26/8/2020).

Hasto mengingatkan spekulasi bisa berdampak buruk pada akhirnya. Spekulasi Amien disebutnya tidak berdasarkan fakta.

"Pikiran-pikirannya spekulatif, pikiran yang tidak berdasarkan pada fakta, itu pada akhirnya akan menurunkan legitimasi seseorang," sebut Hasto.

Hasto mengajak seluruh pihak bersabar menunggu penyidikan polisi terkait kasus kebakaran gedung Kejagung.

"Sikap PDI Perjuangan, kita akan ikuti terhadap seluruh proses hukum di mana dalam hal ini Polri melalui forensiknya kan sedang melakukan penelitian, sebaiknya kita tunggu," tuturnya.

Amien Rais pun mengaitkan kebakaran gedung Kejagung dengan kebakaran di gedung Bank Indonesia (BI) yang diduga berkaitan dengan skandal BLBI. Hasto mengingatkan Amien Rais ikut terlibat dalam keputusan negara terkait kasus BLBI yang oleh pemerintah era Presiden Megawati Soekarnoputri dikeluarkan Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI pada sejumlah obligor untuk menyelamatkan krisis ekonomi dan moneter Indonesia saat itu.

"Kalau terkait dengan BLBI, itu juga saat itu lahir sebagai sebuah rekomendasi yang kemudian diperkuat oleh TAP MPR. Pak Amien Rais saat itu tahu terkait persoalan itu," sebut Hasto.

MPR periode 1999-2004 ketika itu mengeluarkan Ketetapan MPR (TAP) MPR tentang rekomendasi terkait masalah penyelesaian kewajiban pemegang saham (PKPS) hingga pengakuan utang. Saat itu MPR dipimpin oleh Amien Rais.

Sebelumnya diberitakan, Amien Rais menduga gedung Kejagung sengaja dibakar oleh pihak yang diyakininya sebagai 'orang dalam'. Amien mengungkit kebakaran di gedung Bank Indonesia (BI) yang diduga berkaitan dengan skandal BLBI.

"Saya ingin buat video singkat ini untuk membuat catatan kecil tentang peristiwa akhir-akhir ini, yaitu terutama kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang begitu dahsyat itu. Yang kemudian mengingatkan kebakaran yang terjadi di gedung BI, bank central Indonesia, bank Indonesia lantai 6 kalau tidak salah, di mana disimpan seluruh berkas-berkas tentang skandal BLBI kemudian hilang. Dan setelah itu ada yang mengatakan demi hukum BLBI sudah selesai kan sudah tidak ada lagi data-data skandal itu," kata Amien mengawali penjelasannya dalam video yang diunggah di akun Instagram @amienraisofficial seperti dilihat detikcom, Rabu (26/8).

Amien kemudian mengaitkan kebakaran di gedung BI itu dengan kebakaran di gedung Kejagung. Amien menghargai pernyataan pihak Kejagung yang meminta tak ada spekulasi tapi dia khawatir kebakaran di Kejagung itu bisa menghilangkan berkas-berkas perkara.

"Saya juga khawatir yang membakar gedung Kejaksaan Agung, itu simbol keadilan, tentu orang dalam, orang dalam itu tentu atas perintah dari lagi-lagi MTC itu. Saya menghargai bapak juru bicara Kejaksaan Agung, kita jangan berspekulasi," ujar Amien.

"Tapi di dalam alam demokrasi kita bisa mengingatkan ini bukan spekulasi tapi kekhawatiran jangan-jangan nanti nggak akan terbuka lagi sehingga nanti berkas Djoko Tjandra hilang siapa tahu, walaupun dijamin Mahfud tidak akan hilang tapi itu jaminan juga yang belum jelas, Mahfud juga khas omongan seperti itu," sambung Amien.

(elz/van)