Polisi Saran Kapasitas Gerbong KRL Ditambah, KCI: Kami Taat Edaran Kemenhub

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 08:37 WIB
Antrean panjang calon penumpang KRL terlihat di Stasiun Tanah Abang saat jam pulang kantor. Antrean itu terjadi imbas ditutupnya pintu masuk stasiun jalur JPM.
Ilustrasi antrean penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyarankan kapasitas penumpang per gerbong kereta rel listrik (KRL) ditambah. PT KCI menegaskan kapasitas penumpang KRL tetap menaati Surat Edaran tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Kalau kapasitas kita tunduk kepada Surat Edaran Kemenhub Nomor 14 Tahun 2020, 74/kereta," kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba saat dihubungi, Senin (24/8/2020).

Guna mengurai antrean penumpang di Stasiun Tanah Abang, Anne menyebut pihaknya telah melakukan sejumlah skema. Seperti menambah perjalanan kereta.

"Kita sudah menambah perjalanan masa PSBB 776 sekarang PSBB transisi sudah ditambah bertahap hingga saat ini 975 perjalanan. Normalnya 980-991 perjalanan dengan 88trainset dengan 1 juta penumpang," ungkapnya.

"Saat ini dengan penumpang tertinggi 420 kita siapkan 975 perjalanan dengan 91 trainser (lebih banyak dari normal)," imbuhnya.

Anne menegaskan antrean di Stasiun Tanah Abang hanya terjadi di jam sibuk. Sehingga dia meminta pengguna KRL untuk mempertimbangkan melakukan perjalanan di jam sibuk.

"Antrean hanya di jam tertentu, pagi 06.00 WIB sampai dengan 07.30 WIB. Sore 16.30 WIB sampai dengan 19.00 WIB selebihnya KRL kami banyak yang kosong. Lalukan perjalanan di luar jam sibuk," tutur Anne.

Selanjutnya
Halaman
1 2