ADVERTISEMENT

Round-Up

Penghormatan Tertinggi untuk Burung Besi Karya Eyang Habibie

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 22 Agu 2020 06:22 WIB
Pesawat N250 Gatotkaca sudah tiba di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pesawat N250 Gatotkaca (Jauh Hari Wawan S)

Gatotkaca kemudian teronggok di salah satu hanggar kawasan PTDI di Bandung, Jawa Barat. Gatotkaca sudah tidak bisa terbang lagi. Setelah dua dekade lebih, akhirnya Gatotkaca dimuseumkan.

Gatotkaca diberangkatkan dari Bandung ke Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya ke Museum Pusat Dirgantara Mandala, Banguntapan, Kabupaten Bantul. Gatotkaca berangkat dari Bandung ke Yogyakarta pada Rabu (19/8) pukul 22.00 WIB malam, menempuh perjalanan 560 km lewat Tol Pantura. Truk tronton membawanya.

Perjalanan Gatotkaca menuju Yogyakarta sempat tersendat di Semarang. Truk yang membawanya tidak bisa melewati Gerbang Tol Banyumanik, karena gerbang tol terlalu tinggi. Pada Kamis (20/8) pukul 19.30 WIB, truk pembawa pesawat harus bergeser gerbang supaya bisa lewat. Barulah pada pukul 22.00 WIB, Gatotkaca bisa lewat gerbang tol.

Jumat (21/8) pagi, akhirnya Sang Gatotkaca sampai di Yogyakarta.

"Tiba di sini (museum) pukul 04.30 WIB menempuh 567 kilometer. Di pesawat tidak ada kerusakan, sepanjang perjalanan pesawat ini yang kami prioritaskan sehingga tidak ada kerusakan pada pesawat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI Fajar Adriyanto saat ditemui di kompleks Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala.

TNI AU menjelaskan, pesawat ini akan menjadi monumen, pertanda bahwa Indonesia mampu membuat pesawat terbang dengan teknologi canggih, yakni fly by wire.

Pesawat N250 Gatotkaca di Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (21/8/2020).Pesawat N250 Gatotkaca di Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (21/8/2020). Foto: Pesawat N250 Gatotkaca di Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (21/8/2020). (Istimewa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT