Round-Up

Ancaman Pidana Buat Pemobil Halangi Ambulans di Jalan Raya

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 22 Agu 2020 05:00 WIB
Mercedes-Benz Sprinter Ambulans
Ilustrasi ambulans (Foto: Dina Rayanti)
Jakarta -

Ancaman pidana menanti pengendara mobil yang viral menghalangi laju ambulans di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pengendara itu diduga telah melanggar aturan karena tidak memberikan prioritas terhadap kendaraan yang memperoleh hak utama.

Video pemobil yang menghalangi perjalanan ambulans itu beredar di media sosial. Mobil berwarna putih tampak bergerak lamban mesin suara sirine ambulans menyala.

Atas hal itu, sejumlah orang menghampiri si pengendara mobil putih tersebut. Bahkan, sopir ambulans disebut menjadi salah satu orang yang marah dan mendatangi pemobil tersebut.

Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, Kompol Sri Widodo, mempersilakan jika ada pihak yang merasa dirugikan untuk melapor ke polisi. Polisi akan bergerak mengusut peristiwa tersebut setelah menerima laporan.

"Belum ada laporan. Nanti kalau sudah ada, saya koordinasikan apa ada kasus itu dan langkah terbaiknya seperti apa," ujar dia.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo mengatakan kendaraan pribadi yang menghalangi laju ambulans bisa dikenai hukuman pidana. Pengendara itu disebut melanggar Undang-Undang Lalu Lintas Pasal 287 ayat 4.

"Kendaraan tersebut dapat ditilang dan dikenai Pasal 287 ayat 4 dikarenakan pelanggaran tidak memberikan prioritas kepada ranmor yang memperoleh hak utama," kata Sambodo ketika dihubungi wartawan, Jumat (21/8)

"Diancam kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu pada kendaraan tersebut," sambung Sambodo.

Tonton juga 'Kata Dinkes DKI soal Mobil Halangi Ambulans di Pondok Indah':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2