Gotong Royong, Ini Perjuangan Lurah hingga TNI-Polri di NTB Lawan Corona

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 21:56 WIB
TNI-Polri dan Lurah Bintaro di NTB diganjar penghargaan soal penanganan Corona
Foto: TNI-Polri dan Lurah Bintaro di NTB diganjar penghargaan soal penanganan Corona (dok. istimewa)
Mataram -

TNI-Polri dan Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) berupaya menjadikan seluruh wilayahnya zona hijau Corona (COVID-19). Kota Mataram yang dulu jadi episentrum penularan Corona, kini hampir bebas zona merah.

"Mataram yang satu setengah bulan lalu menjadi episentrum COVID-19 di NTB, kini hampir seluruh kecamatannya zona kuning, bahkan ke zona hijau," kata Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2020).

Iqbal mengatakan dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membuat Forkompimda NTB semakin meningkatkan upaya memutus mata rantai penularan Corona. Dia kemudian menjelaskan forkompimda juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai bekerja ekstra dalam penanganan Corona di NTB.

"Memberikan penghargaan kepada Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram yang merupakan 3 Pilar terbaik se-NTB karena dapat menekan angka sebaran COVID-19 dan menyembuhkan semua masyarakat yang terpapar, serta tidak ada kasus meninggal dunia karena COVID-19 di sana," ujar Iqbal.

Iqbal menambahkan, penghargaan juga diberikan kepada Sekda Kabupaten Lombok Timur yang dinilai proaktif dalam upaya pencegahan Corona dan tertib administrasi terbaik dalam sistem pelaporan tingkat Provinsi NTB.

Penghargaan diberikan saat Apel Implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 di Lapangan Gajah Mada Polda NTB pagi tadi. Apel dipimpin Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Iqbal dan Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

"Dalam apel, kami melakukan pemeriksaan dan pengecekan pasukan 3 Pilar se-Kota Mataram dan se-Kabupaten Lombok Barat, sekaligus anev fluktuasi angka sebaran COVID-19 dari tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat kecamatan. Kami juga melepas patroli show of force kendaraan dinas Polda NTB, Korem 162/WB dan Pemprov NTB yang sudah di-branding stiker bertuliskan Patroli Cegah COVID-19," tutur Iqbal.

Soal penghargaan yang diterima, Sekretaris Kelurahan Bintaro, Emmy Sulistiawati sejak pemerintah mengatakan masker kain mampu mencegah penularan Corona, dirinya memberdayakan warga yang berprofesi sebagai penjahit untuk memproduksi masker kain. Emmy menerangkan Kelurahan Bintaro dihuni 6.000 kepala keluarga (KK) dan tak ada penularan Corona di wilayahnya.

"Apalagi pertengahan bulan Juni lalu pak Kapolda me-launching program Lomba Kampung Sehat NTB, kami sangat senang karena mendapat semangat baru mengajak warga untuk merebut juara dalam program tersebut," tutur Emmy.

Selanjutnya
Halaman
1 2