ADVERTISEMENT

Tudingan 'Polisi Nunggak Pajak' dari YouTuber Ditepis Polisi Pakai Bukti

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 10:36 WIB
2 YouTuber Medan jadi tersangka akibat tudingan polisi nunggak pajak (dok. Istimewa)
Dua YouTuber Medan jadi tersangka akibat tudingan 'polisi nunggak pajak'. (Foto: dok. Istimewa)
Polisi kemudian menetapkan Joniar dan Benni sebagai tersangka. Mereka diduga melanggar Pasal 45 ayat (3) dan/atau Pasal 45A ayat (1) UU Informasi dan Transaksi Elektronik Subs Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

"Menetapkan tersangka Joniar M Nainggolan (pemilik akun Joniar News Pekan) dan Benni Eduward Hasibuan," ujarnya.

Setelah penetapan tersangka, polisi juga memaparkan bukti yang menjadi dasar adanya dugaan hoax dalam narasi dalam video yang diunggah di channel YouTube Joniar News Pekan. Salah satunya adalah bukti berupa dokumen berita acara klarifikasi pembayaran pajak yang diterbitkan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah UPT PPD Medan Utara.

2 YouTuber Medan jadi tersangka akibat tudingan 'polisi nunggak pajak' (dok. Istimewa)Surat keterangan taat pajak (Foto: dok. Istimewa)

Dalam dokumen tersebut dijelaskan kendaraan dengan nopol BK-1212-JG telah dibayar pajaknya secara tepat waktu. Keterangan pembayaran tepat waktu itu diperoleh berdasarkan data pembayaran pajak di kasir Bank Sumut pada 11 Agustus 2020 pukul 09.08 WIB.

"Ini keterangan dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Provinsi Sumut terkait kasus korban dua YouTuber yang menyatakan mobil yang dikatakan tersangka menunggak pajak ternyata taat pajak," ucap Martuasah, Rabu (19/8/2020).


(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT