Long Weekend, Polisi Berlakukan Contraflow di Km 47 Tol Japek

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 20 Agu 2020 02:11 WIB
Jasa Marga memberlakukan contraflow di Tol JORR dari Bintara arah Cikampek. Contraflow itu untuk mengurai kemacetan di JORR KM 47.
ilustrasi contraflow (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Contraflow diberlakukan di Km 47 arah Bandung dan Jawa Tengah.

"Mulai tadi jam 15.00 WIB sudah nampak peningkatan arus lalu lintas yang dari Jakarta menuju ke Bandung dan Jawa Tengah. Dan malam hari ini nampak juga semua ini ramai sehingga kita siapkan reyasa lalu lintas mulai dari Km 47 sampai Km 61 kita laksanakan contraflow menuju ke arah Bandung dan Jawa Tengah," ucap Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan, dalam keterangannya, Kamis (20/8/2020).

Contraflow diberlakukan untuk mengantisipasi padatnya kendaraan yang mengarah ke Bandung hingga Jawa Tengah. Contraflow akan diperpanjang bila masih terjadi kepadatan.

"Sehingga bisa mempercepat arus lalu lintas baik itu pertemuan tol yang elevated maupun tol yang ada di bawah. Kalau itu masih dirasa belum bisa memecah arus, kita lakukan contraflow dari KM 29," kata Rudi.

Pantauan Rudi, pergerakan kendaraan menuju di Tol Japek tidak terlalu padat. Selain karena contraflow, juga berkat andil kebijakan pembatasan kendaraan truk yang melintas di tol.

"Sehingga arus lalu lintas bisa ketarik dan juga mulai jam 12.00 siang tadi sesuai dengan imbauan dari Dirjen Perhubungan Darat bahwa pengalihan kendaraan barang sumbu tiga ke atas untuk tidak melalui jalan tol, jadi kita alihkan melalui jalur arteri, pantura dan nanti masuk kembali di palimanan sampai pukul 12 siang besok. Untuk mengurangi arus yang datang dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun ke Bandung. Sepanjang ini kita lihat ramai namun masih lancar," tuturnya.

Rudi menuturkan pihaknya menyiagakan sejumlah personel di rest area. Hal ini guna meminimalisir terjadinya kepadatan.

"Rest area juga sumber hambatan apabila penuh pada saat saat misalnya sore, ibadah salat ini kita atur buka tutup rest area, sehingga masyarakat tidak masuk ke rest area kita juga melakukan patroli karena masih banyak masyarakat yang berhenti di bahu jalan, sehingga itu akan menghambat arus lalu lintas," tandasnya.

(isa/isa)