Bakar Istri Gegara Cekcok, Suami di Tapteng Ditangkap Polisi

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 18:30 WIB
Api kebakaran mobil. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi kebakaran (Dikhy Sasra/detikcom)
Tapanuli Tengah -

Seorang pria di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, berinisial B ditangkap polisi karena diduga membakar istrinya. Peristiwa itu diduga berawal dari cekcok.

"Iya. Telah dilakukan penangkapan oleh Satreskrim Polres Tapteng," kata Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Nicolas Dedy Arifianto saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8/2020).

Nicolas menyebutkan B disangka melanggar Pasal 44 Ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT dan/atau Pasal 187 ayat 2 dari KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Telah dilakukan penangkapan oleh Satreskrim Polres Tapteng, dengan Pasal yang dipersangkakan pasal 44 Ayat (2) dari Undang-undang RI nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau Pasal 187 ayat 2 dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ucapnya.

Paur Subag Humas Polres Tapteng Ipda Julius Sinurat menjelaskan peristiwa itu diduga terjadi pada Minggu (16/8) di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Tapteng. Awalnya, korban bernama Megawati Pakpahan sedang rebahan di depan rumahnya. Kemudian, tersangka B diduga memukul anaknya.

"Mengetahui demikian, korban marah kepada B. Tidak beberapa lama kemudian, B memegang tangan kanan korban dengan menggunakan tangan kiri sambil mengacungkan tangan kanan dalam keadaan dikepal dan berkata 'sayang kali mukakmu itu'. Setelah demikian, B masuk ke dalam rumah dan keluar sambil membawa Pertalite yang diisi ke dalam botol air mineral berukuran 1.600 ml dan langsung menyiramkan ke tubuh korban," sebut Julius.

"Selanjutnya menghidupkan mancis (korek gas) dan mengarahkan ke arah tubuh korban sehingga tubuhnya terbakar. Lalu tersangka menendang tubuh korban sehingga kaki tersangka ikut terbakar," sambungnya.

Setelah itu, korban berlari menuju selang air yang berada di depan rumahnya dan langsung mengarahkan selang tersebut untuk mematikan api.

"Karena api tak padam, selanjutnya korban berlari menuju tempat pamannya sambil membuka pakaian yang dalam keadaan terbakar. Sesampainya di rumah tersebut, selanjutnya korban diberi pertolongan medis. Kemudian abang kandung korban membuat laporan di SPKT Polres Tapteng," sebutnya.

Selanjutnya, setelah laporan diterima oleh pihak kepolisian, personel langsung menangkap B, yang merupakan suami korban.

Barang bukti yang diamankan terkait kasus tersebut adalah 1 buah celana panjang, 1 buah baju warna hijau yang terbakar, 1 buah kaus warna putih yang terbakar, dan pakaian anak-anak yang juga ikut terbakar.

Simak video 'Kronologi Istri Siri Tusuk Suami dengan Pisau Gegara Uang Rp 30 Ribu':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)