Kepala Imigrasi Jakut Diperiksa soal Paspor-Pencabutan Cekal Djoko Tjandra

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 17:32 WIB
Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)
Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono (Rahel Narda C/detikcom)

Selain itu, penyidik mendalami soal penggunaan surat jalan palsu yang dikeluarkan Brigjen Prasetijo Utomo (BJP PU). Selain itu, menurutnya, terkait adanya surat bebas COVID-19 Djoko Tjandra.

"Kemudian yang kedua terkait penggunaan surat jalan yang selama ini menjadi pokok permasalahan bahwasanya BJP PU telah mengeluarkan surat jalan palsu terkait dengan Joko S Tjandra. Kemudian penggunaan surat bebas COVID dan tentunya yang terakhir terkait dengan surat rekomendasi sehat, selama ini dipergunakan untuk apa," jelas Awi.

Tak hanya itu, Awi juga menyebut penyidik turut menanyakan Djoko Tjandra terkait pencabutan red notice.

"Kemudian yang ketiga terkait dengan pengurusan red notice dari Joko S Tjandra selama ini bagaimana, tentunya itu juga menjadi materi yang didalami oleh penyidik," ujar Awi.

Diketahui, Bareskrim Polri menggelar serangkaian pemeriksaan terkait kasus Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra hari ini. Bareskrim akan memeriksa Djoko Tjandra terkait surat jalan palsu dan pejabat Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM terkait red notice Djoko Tjandra.

"Untuk giat pemeriksaan Dittipidum terkait kasus pemalsuan dokumen pada hari Rabu tanggal 19 Agustus 2020 atas nama Joko Soegiarto Tjandra pada pukul 10.00 WIB di Subdit V, sebagai tersangka pada kasus 263 ayat 2 KUHP," kata Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat dimintai konfirmasi pada Rabu (19/8).

Selain itu, Listyo mengatakan pihak dari Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM akan diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan itu dilakukan terkait pencabutan red notice Djoko Tjandra.

"Pihak Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM pada pukul 10.00 WIB di Subdit V. Diperiksa sebagai saksi terkait pencabutan red notice Saudara Joko Soegiarto Tjandra," kata Listyo.

Halaman

(jbr/jbr)