Periksa Pejabat Imigrasi soal Djoko Tjandra, Polri Telusuri Aliran Suap

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 11:24 WIB
Djoko Tjandra Dipindah dari Bareskrim ke Lapas Salemba
Djoko Tjandra (Foto: dok. Divisi Humas Polri)
Jakarta -

Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap pejabat pada Direktorat Jenderal Imigrasi berkaitan dengan dugaan penghapusan red notice Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Penyidik Bareskrim juga menelusuri mengenai dugaan adanya aliran uang.

"Kalau memang dalam perkara pencabutan (red notice) ini memang sampai ada terkait dengan transaksinya, ada mengalir uang ke sana, tentunya juga akan ditelusuri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan, Rabu (19/8/2020).

Namun Awi tidak menyebutkan siapa pejabat pada Ditjen Imigrasi yang menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Menurutnya, surat pemanggilan ditujukan pada Dirjen Imigrasi agar mengutus pejabatnya yang berwenang mengenai urusan ini agar datang sebagai saksi.

"Kan sudah saya bilang kita bersuratnya kepada Dirjen nanti yang diutus kita pada intinya penyidik cuma minta yang memiliki kompetensi terkait dengan malah pencabutan red notice," ujarnya.

Berkaitan dengan dugaan suap ini, Bareskrim Polri sudah menetapkan 4 tersangka. Sebagai pemberi adalah Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi, sedangkan sebagai penerima adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

(dhn/dhn)