Terungkap, Pemobil Maut di Palmerah Juga Tabrak Bajaj hingga Pejalan Kaki

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 10:55 WIB
Ini Lokasi Kecelakaan Lexus Vs Motor yang Tewaskan 1 Orang di Palmerah
Lokasi Lexus berhenti usai menabrak motor dan bajaj di Palmerah. (Sachril Agustin/detikcom)
Jakarta -

Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di Palmerah, Jakarta Pusat. Dari hasil olah TKP diketahui, mobil Lexus B-805-HIU ternyata tak cuma menabrak motor, tetapi juga bajaj, gubuk, hingga pejalan kaki.

"Jadi kemarin siang habis upacara 17 Agustus kita olah TKP lagi di sana untuk coba dapat perkembangan baru. Jadi, (hasilnya diketahui) pengemudi nabrak bajaj, lalu gubuk," kata Kasat Lantas Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardji ketika dihubungi detikcom, Selasa (18/8/2020).

Usai menabrak bajaj dan gubuk di lokasi tersebut, pengemudi Christiady Hutama (27) sempat diteriaki oleh warga sekitar untuk berhenti. Namun, pengemudi maut tersebut terus melaju hingga menabrak dua pejalan kaki dan akhirnya sepeda motor di depannya.

"Sebenarnya (pelaku) mau berhenti, tapi diteriakin, dia nabraklah pejalan kaki dan nabrak motor. Total korban ada empat," sebut Lilik.

Empat korban tersebut adalah dua penumpang motor atas nama Rosiyah (37) dan Sunanto (43) serta dua korban lainnya adalah pejalan kaki. Lilik mengatakan kedua pejalan kaki mengalami lecet. Korban tewas adalah Rosiyah, penumpang motor.

Hingga hari ini polisi masih mendalami kasus kecelakaan maut tersebut. Sejauh ini, lanjut dia, pengemudi mobil tidak punya indikasi dalam keadaan mabuk.

"Nggaklah, nggak ada itu (mabuk). Dia ngakunya ngantuk. Nanti kita gali-gali lagi, rencana hari ini kita olah TKP sekali lagi di tempat kejadian," imbuh Lilik.

Seperti diketahui, kecelakaan melibatkan mobil Lexus dan pemotor di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, pada Senin (17/8) dini hari. Satu orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini.

Pengemudi mobil, Chritiady Hutama (28), sendiri ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan akibat kecelakaan tersebut. Kecelakaan diduga akibat pengemudi mengantuk.

(mei/mei)