Mumtaz Rais Minta Maaf, Garuda Indonesia: Jadi Pembelajaran Bersama

Andhika Prasetia - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 18:33 WIB
PT Garuda Indonesia melakukan kerjasama dengan PT Putra Perkasa Abadi, di Jakarta. Garuda menyediakan layanan penerbangan charter bagi PT Putra Perkasa Abadi.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (berbaju batik). (Foto: dok. Istimewa)

"Lebih lanjut, kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para penumpang yang bukan hanya menjalankan aturan keselamatan penerbangan, tetapi juga secara proaktif membantu dan mendukung Garuda Indonesia sehingga terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman bersama Garuda Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, terjadi keributan pada penerbangan Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Rabu (12/8). Saat itu politikus PAN Mumtaz Rais ditegur oleh pimpinan KPK Nawawi Pomolango karena melakukan panggilan telepon ketika pesawat tengah mengisi bahan bakar.

Nawawi menyatakan ikut menegur Mumtaz karena sebelumnya peringatan yang diberikan awak kabin tak diindahkan. Terkait insiden ini, Mumtaz pun meminta maaf kepada Nawawi dan pihak Garuda Indonesia.

"Atas nama pribadi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi, menyusul peristiwa di kabin pesawat Garuda rute Gorontalo-Makassar-Jakarta. Saya mengaku khilaf dan telah melakukan tindakan yang tidak sepantasnya. Pada saat itu saya sedang mengalami kelelahan dan terpancing emosi. Namun tetap tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan saya meminta maaf sebesar-besarnya," kata Mumtaz kepada wartawan, Sabtu (15/8).

Halaman

(jbr/jbr)