Tersangka 7 Penembakan di Tangerang Punya Hobi Koleksi Air Gun

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 14:13 WIB
Tiga tersangka pelaku penembakan di Tangerang hadiri proses rekonstruksi, Jumat (14/8/2020).
Tersangka EV (27), eksekutor penembakan di Tangsel (Ari Saputra/detikcom)
Tangerang Selatan - EV (27), tersangka penembakan di Tangerang Raya, memiliki tiga pucuk air gun. Belakangan terungkap, tersangka EV mengaku punya hobi mengoleksi air gun.

"Saya beli online," kata tersangka EV dalam wawancara eksklusif dengan detikcom di Polres Tangsel, Jl Promoter, Tangerang Selatan, Jumat (14/8/2020).

Menurut EV, air gun itu dijual secara bebas di situs online. Tersangka EV punya tiga pucuk air gun, terdiri atas 1 laras panjang dan 2 laras pendek.

"(Harga) ada Rp 300 (ribu), ada yang Rp 800 (ribu), tergantung. Kalau laras panjang Rp 1,5 (juta)," kata EV.

EV mengaku tidak memiliki izin atas kepemilikan air gun tersebut.

"Nggak," katanya.

Tersangka EV ini mengaku membeli air gun yang tidak sedikit karena hobi menembak. Ia membelinya sebagai koleksi.

"Hobi," singkat EV.


EV mengaku pernah ikut klub menembak untuk menyalurkan hobinya itu. Dia mengaku tergabung di komunitas sekitar tahun 2010, namun kini sudah tidak aktif lagi.

"Sudah (ikut klub menembak) tapi sudah nggak aktif lagi. Dulu ya temen-temen airsoft gun aja," katanya.

Ia mengaku sering latihan menembak dengan airsoft gun di sebuah lapangan tembak.

"Dari 2010-2011 (latihan menembak). Tempat (di) lapangan, tempat khususnya," cetusnya.

Tetapi kemampuannya itu ia salah gunakan. Kemahirannya menembak digunakan untuk menjadi hakim jalanan, menembaki warga yang menurutnya berkendara secara ugal-ugalan.

Namun tersangka mengaku tidak pernah menggunakan air gun tersebut untuk melakukan tindak kejahatan lainnya, seperti memeras atau menodong dan lainnya.

"Nggak pernah," ujarnya.

Seperti diketahui, tersangka EV ditangkap bersama dua sepupunya, CLA (19) dan CHA (19), atas 7 aksi penembakan di Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Belakangan terungkap, tersangka juga mengaku pernah melakukan dua kali penembakan di wilayah Kota Tangerang. (mei/jbr)