Makna 'Lompatan Besar' di Pidato Jokowi Versi NasDem: Ubah Cara Hidup

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 16:35 WIB
Lestari Moerdijat
Lestari Moerdijat (Foto; dok. MPR)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak bangsa Indonesia mengambil momentum krisis pandemi virus Corona (COVID-19) untuk melakukan lompatan besar. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menilai pidato Presiden Jokowi yang disampaikan dalam sidang tahunan MPR sekaligus sidang bersama DPR-DPD itu dimaksudkan agar semua pihak menyadari saat ini Indonesia sedang dalam kondisi yang luar biasa sehingga harus bersedia mengubah cara hidup menyesuaikan di masa pandemi.

"Pidato yang disampaikan oleh beliau (Jokowi) itu tepat sekali. Karena begini, menghadapi situasi yang ada sekarang ini, kita tidak bisa hanya bertindak biasa-biasa saja. Harus ada sebuah terobosan, dan terobosannya betul-betul terobosan yang luar biasa," kata Lestari Moerdijat, yang merupakan politikus Partai NasDem, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Lestari menegaskan saat ini masyarakat Indonesia harus bisa beradaptasi secara drastis. Jika itu tidak bisa dilakukan, ia meyakini Indonesia tidak akan bisa keluar dari krisis akibat pandemi.

"Nah, kalau kita tidak melakukan lompatan-lompatan yang besar atau kemampuan untuk mengubah diri secara drastis, maka kemungkinan kita untuk bisa segera melewati krisis ini akan makin jauh," terang Lestari.

"Jadi, saya setuju sekali kita sudah bukan, kalau dulu ada istilah out of the box, kalau buat saya bukan hanya out of the box, orang boksnya saja sudah nggak ada sekarang ini. Itulah sebetulnya makna dari apa yang disampaikan Pak Jokowi," imbuhnya.

Lalu, bagaimana cara agar Indonesia bisa melakukan lompatan besar? Menurut Lestari, caranya dengan menyamakan persepsi bahwa saat ini Indonesia sedang dalam situasi yang tidak biasa, yakni pandemi virus Corona (COVID-19).

"Menurut saya, yang paling utama adalah, yang pertama tentu, yang paling mendasar adalah kesadaran dari semua pihak untuk memahami dan mengetahui bahwa kita sedang pada kondisi yang luar biasa," tutur Lestari.

"Otomatis kalau semua memiliki pemahaman itu, dan semua memiliki pemikiran yang sama, semua harus bisa dan siap untuk kemudian bersikap, atau bahkan mengubah cara hidupnya," sambung dia.

Sebelumnya, dalam pidatonya di sidang bersama DPR-DPD, Presiden Jokowi menyinggung sejumlah hal. Salah satunya, Jokowi mengajak bangsa Indonesia mengambil momentum krisis akibat pandemi virus Corona untuk melakukan lompatan besar.

"Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar. Strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan. Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," kata Jokowi dalam sidang bersama DPR-DPD, di kompleks parlemen, Jakarta.

(zak/elz)