Round-Up

Rumah Makan hingga Kamar Mandi Saksi Bisu Pembunuhan WN Taiwan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 05:45 WIB
Rekonstruksi pembunuhan WN Taiwan di Cikarang, Bekasi
Foto: Lokasi pembunuhan WN Taiwan di Cikarang, Bekasi (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)

Pertemuan kedua dilakukan di lokasi yang sama pada 9 Juli 2020. Pertemuan ini dihadiri oleh keempat tersangka (Sari Sadewa, Fitri, Alfiyan, dan Supriatin alias Asep).

"Pada pertemuan ini disepakati biaya untuk pembunuh bayaran Rp 150 juta. Sari Sadewa meminta agar diberi waktu 10-15 hari untuk membayar," imbuhnya.

Pada pertemuan ini, Sari Sadewa memberikan denah rumah korban kepada tersangka Asep. Pada pertemuan ini pula, tersangka Sari Sadewa menyuruh, jika korban sudah dieksekusi, para eksekutor juga membawa mobil Toyota Fortuner korban.

Selain itu, Sari Sadewa meminta Asep mengambil dokumen di tas laptop di kamar korban. Sari Sadewa menjanjikan Asep akan diberi 'gaji' tiap bulan dan diangkat sebagai ajudan.

Pertemuan ketiga dilakukan di kantor tersangka Sari Sadewa di kawasan pergudangan Green Land, Cikarang, pada Jumat (17/7). Pertemuan itu dihadiri oleh Sari Sadewa, Fitri, dan Suyanto.

Pada pertemuan itu, tersangka Fitri meminta agar tersangka Sari Sadewa ikut masuk ke rumah korban agar korban membukakan pintu, sehingga para eksekutor bisa masuk ke rumah. Namun Sari Sadewa menolak dan menyuruh tersangka Suyanto yang masuk dengan berpura-pura hendak mengambil kunci pabrik.

Dalam pertemuan ini juga dibahas bahwa tersangka Suyanto nantinya akan memarkirkan mobil boks di depan rumah korban. Hal ini dilakukan untuk menutupi CCTV.

Pertemuan keempat dilakukan di pangkalan truk Citarik pada Sabtu (18/7). Pertemuan ini dihadiri oleh tersangka Alfiyan, Supriatin, dan Suyanto.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4