Videonya Viral, Ayah yang Aniaya Anak di Manado Diperiksa Polisi

Angel Rawis - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 19:02 WIB
perlakuan kekerasan orang tua pada anak
Foto: Ilustrasi penganiayaan anak (Edi Wahyono/detikcom)
Manado -

Polisi menyelidiki dugaan ayah kandung aniaya anaknya sendiri di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Terduga pelaku telah diperiksa di Polresta Manado.

"Telah menindak lanjuti laporan tersebut, di mana terkait laporan itu kita telah melakukan pemeriksaan terhadap orang tua laki-laki yang ada di dalam video tersebut dengan inisial BP. Dan untuk saat ini kita masih mendalami apakah peristiwa yang terekam dalam video tersebut apakah peristiwa pidana atau bukan," kata Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan kepada wartawan, Kamis (13/08/2020).

Dia menyebut laporan polisi tersebut dibuat oleh kepala lingkungan terduga pelaku tinggal. Tommy mengatakan peristiwa dugaan ayah kandung aniaya anaknya itu terjadi kemarin, Rabu (12/8).

"Kami menyampaikan bahwa, Polresta Manado menerima laporan dari masyarakat, dalam hal ini disampaikan oleh kepala lingkungan, bahwa terkait dengan viralnya diduga pemukulan terhadap anak yang terjadi kemarin pagi, Rabu (12/8), dan itu sempat viral di Facebook sehingga menarik perhatian masyarakat," jelas dia.

Tommy menyampaikan penyidik akan mengarahkan anak itu untuk divisum. Hal itu dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kekerasan terhadap anak tersebut.

"Kita akan tindaklanjuti dengan pemeriksaan visum. Kita akan ada dokter yang akan melakukan pemeriksaan fisik kepada anak, apakah ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan kepada tubuh anak tersebut akibat dari pemukulan dari orang tuanya. Dari situ kita akan terus lakukan penyelidikan untuk menentukan apakah ada pidana atau tidak," terang Tommy.

Tommy menyebut hubungan antara si ayah dengan ibu dari sang bocah memang tak harmonis. Ibu dari anak tersebut pergi tanpa pamit ke Papua.

"Untuk saat ini, dari cerita yang disampaikan bahwa orang tua anak yang laki-laki merekam peristiwa tersebut dan mengirimkannya kepada ibu dari anak tersebut dengan harapan ibu itu kembali," ucap dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2