Dipanggil Polisi, PKL Nangis Dilarang Jualan: Bukan Wakapolda Sumsel Kini

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 14:37 WIB
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi bersama ibu PKL yang viral nangis dilarang jualan oleh istri eks wakapolda.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi bersama ibu PKL yang viral menangis dilarang jualan oleh istri eks Wakapolda. (Raja Adil Siregar/detikcom)

Tak selang lama, Evita mengatakan datang orang suruhan wanita tadi. Evita mengaku disuruh minta maaf.

"Orang suruhan ibu itu saya ikuti. Saya ke rumahnya di Makrayu, dekat kantor Camat. Kami mau masuk, tidak boleh masuk. Saya pulang, pas sampai jualan, datang Satpol PP Provinsi, saya disuruh tutup. Yang lain tidak tutup. Katanya disuruh sama istri ibu mantan Wakapolda, Pak Zulkarnain," ujarnya.

Evita menegaskan istri Wakapolda yang dimaksud bukan Wakapolda Sumsel saat ini, melainkan Wakapolda Sumsel 2012.

"Jadi bukan istri ibu Wakapolda yang sekarang Pak Rudi Setiawan, tapi Pak Zulkarnain, yang sudah mantan Wakapolda 2012," ujarnya.

Sebelumnya, dilihat detikcom, Kamis (13/8/2020), dalam video berdurasi 14 menit 40 detik itu, terlihat Evita menangis sambil bercerita dirinya dilarang berdagang oleh Satpol PP.

Evita mengaku dilarang berdagang setelah menegur seorang wanita yang memarkirkan mobil di tempat dirinya berjualan. Dia menyebut wanita yang ditegurnya itu adalah 'istri Wakapolda'.

"Nama saya Evita Sari, umur 28 tahun, saya PKL di Pasar 16 Ilir, Palembang. Tepatnya kejadian kemarin sekitar pukul 11.00 WIB," kata Evita.

Dia mengatakan wanita yang ditegurnya itu mengaku tak akan lama memarkirkan mobil di lokasi itu. Namun Evita mengaku tetap meminta wanita tersebut memindahkan kendaraannya.

Halaman

(idh/tor)