Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 13:43 WIB
poster
Ilustrasi unggahan viral di media sosial (Edi Wahyono/detikcom)
Palembang -

Video berisi seorang mengaku pedagang kaki lima (PKL) di Pasal 16 Ilir, Palembang, menangis viral. PKL yang mengaku bernama Evita Sari itu mengatakan dilarang berjualan setelah menegur wanita yang disebutnya 'istri Wakapolda'. Peristiwa itu terjadi 6 bulan lalu, namun kembali viral beberapa hari belakangan.

Dilihat detikcom, Kamis (13/8/2020), dalam video berdurasi 14 menit 40 detik itu, terlihat Evita menangis sambil bercerita dirinya dilarang berdagang oleh Satpol PP.

Evita mengaku dilarang berdagang setelah menegur seorang wanita yang memarkirkan mobil di tempat dirinya berjualan. Dia menyebut wanita yang ditegurnya itu adalah 'istri Wakapolda'.

"Nama saya Evita Sari, umur 28 tahun, saya PKL di Pasar 16 Ilir, Palembang. Tepatnya kejadian kemarin sekitar pukul 11.00 WIB," kata Evita di video yang viral. Sekali lagi, peristiwa terjadi sekitar 6 bulan lalu.

Dia mengatakan wanita yang ditegurnya itu mengaku tak akan lama memarkirkan mobil di lokasi itu. Namun Evita mengaku tetap meminta wanita tersebut memindahkan kendaraannya.

"Nggak, Dik, saya cuma sebentar saja. Iya, saya sebentar saja," ujar Evita menirukan jawaban wanita tersebut.

Evita menyebut wanita yang ditegurnya itu malah emosional. Dia mengatakan wanita itu mengaku sebagai 'istri Wakapolda'. Namun Evita tak menjelaskan siapa Wakapolda yang dimaksud dan pada tahun berapa menjabat.

"Terus ibu itu nggak terima, langsung dia jawab, 'Saya ini istri Wakapolda, berani kamu negur saya. Kamu belum tahu berurusan dengan siapa'," ucap Evita.

Evita pun mengatakan tak bisa lagi berjualan setelah peristiwa itu karena dilarang oleh petugas Satpol PP Provinsi.

Sementara itu, Polda Sumsel mengatakan telah melihat video tersebut. Saat ini, Polda Sumsel sedang mengecek kebenaran ucapan yang disampaikan pedagang itu.

"Benar ada video tersebut. Sudah diterima dan sedang kami cek kebenarannya," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supariadi saat dimintai konfirmasi, Kamis (13/10/2020) hari ini.

Tonton juga video saat 'Dimaki PKL yang Jualan di Trotoar, Walkot Padang Merespons Santai':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)