Kepala BNPT ke Poso, Cek Kondisi Eks Napiter yang Kini Jadi Peternak

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 18:57 WIB
Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Bersama Eks Napiter di Poso
Foto: Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Bersama Eks Napiter di Poso (DOK.BNPT)
Poso -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar silaturahmi dengan lima mantan narapidana terorisme (napiter) yang telah meneriima program deradikalisasi. Boy Rafli juga meninjau usaha peternakan yang saat ini ditekuni napiter itu.

Lima orang napiter itu adalah Rafli alias Papa Yusuf, Ramdahan alis Andang, Supriadi alias Upik Pagar, Arifudin Lako alias Iin Brur, dan Salomon Daeng Pasau. Mereka tinggal di Poso Pesisir, Sulawesi Tengah. Dalam kunjungan Boy Rafli didampingi Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis beserta Direktur Deradikalisasi, Irfan Idris.

Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Bersama Eks Napiter di PosoKepala BNPT, Komjen Boy Rafli Bersama Eks Napiter di Poso Foto: Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Bersama Eks Napiter di Poso (DOK.BNPT)

Di sana Boy berkeliling peternakan ayam petelur sambil berbincang dengan para eks napiter terkait perkembangan usaha yang telah dilakukan sejak tahun 2018. Pada kesempatan tersebut, Boy Rafli juga menyerahkan bantuan berupa 1 unit sepeda motor bak untuk dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pengangkut logistik peternakan.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program deradikalisasi yang digagas oleh Subdit Bina Masyarakat pada Direktorat Deradikalisasi BNPT. Selain menyerahkan bantuan, Kepala BNPT pun menjajal langsung motor bak tersebut. Ia berpesan agar bantuan yang diberikan BNPT dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk aktivitas peternakan.

"Ini diberikan sebagai bantuan program deradikalisasi dari BNPT untuk dimanfaatkan bersama-sama khusus untuk mendukung aktivitas peternakan dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendukung distribusi logistik, semoga bermanfaat dan jangan lupa isi bensin," ujar Boy, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (12/8/2020).

Boy berharap agar usaha napiter itu lancar. Dia juga berharap program deradikalisasi yang dijalankan BNPT bisa bermanfaat.

"Mudah-mudahan menjadi berkah dan kita doakan ayam petelurnya bertambah, semoga program deradikalisasi yang kita jalankan bisa terus berkelanjutan, dan semoga teman-teman yang melaksanakan ini sukses dan berkah dengan adanya kegiatan menjadi peternak ayam petelur," kata Boy.

Sementara itu, kelima eks napiter mengapresiasi bantuan dan dukungan yang diberikan oleh BNPT. Para eks napiter ini juga berjanji untuk jaga keamanan dan perdamaian Poso dan Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak sudah diberikan bantuan, sudah di support, semoga bantuan ini bisa dan sangat bermanfaat untuk kami, untuk pendistribusian logistik maupun untuk produksi. Jadi kami akan dijaga baik-baik apa yang sudah diberikan kepada kami, terima kasih sekali lagi saya ucapkan," ungkap Arifudin Lako.

(zap/hri)