'Jakarta Zona Hitam' Hoax, Ini Status DKI Berdasarkan Situs COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 16:05 WIB
Car free day (CFD) kembali diberlakukan di kawasan Bundaran HI. Sejumlah warga tampak bersepeda di kawasan tersebut.
Car Free Day di Bundaran HI Saat PSBB Transisi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Video 'Jakarta Zona Hitam' viral di media sosial dan telah dibantah oleh BIN maupun Pemprov DKI. Berdasarkan data resmi, daerah di Jakarta saat ini berstatus zona merah dan zona oranye.

Peta zonasi risiko Corona diunggah secara berkala di situs resmi Satgas Penanganan COVID-19 di covid19.go.id. Data terakhir yang ditampilkan adalah per 2 Agustus 2020.

Berikut ini status daerah di Jakarta berdasarkan situs COVID-19:

Jakarta Selatan: Risiko Sedang (Oranye)
Jakarta Barat: Risiko Tinggi (Merah)
Jakarta Timur: Risiko Tinggi (Merah)
Jakarta Pusat: Risiko Tinggi (Merah)
Kepulauan Seribu: Risiko Sedang (Oranye)
Jakarta Utara: Risiko Tinggi (Merah)

Status DKI Jakarta berdasarkan situs COVID-19Status DKI Jakarta berdasarkan situs COVID-19 (Foto: Tangkapan layar situs covid19.go.id)

Selain itu, Satgas Penanganan COVID-19 juga tidak mengenal istilah 'zona hitam'. Selama ini, status yang digunakan adalah zona merah, zona oranye, zona kuning, dan zona hijau.

Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, juga telah menegaskan tidak ada zona hitam di Jakarta. Riza mengatakan memang tingkat penyebaran corona di DKI termasuk tinggi, tapi hal itu diantisipasi dengan testing dalam jumlah yang besar.

"Di Jakarta memang penyebarannya tinggi karena disebabkan, testing banyak. Luar biasa testing kita. Jumlahnya bisa 5-10 ribu per harinya. Sudah jauh di atas 55 ribu lebih (per pekan)," kata Riza.

Sebelumnya diberitakan, video viral 'Jakarta Zona Hitam' yang beredar itu berdurasi 1 menit 37 detik. Video diawali dengan bumper in berlogo BIN berwarna merah dan kuning. Lalu muncul tulisan 'Kondisi COVID-19 di DKI Jakarta'.

BIN kemudian merespons video yang beredar itu. BIN memastikan bahwa video itu hoax. "Hoax, bukan dari BIN," kata Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).

Tonton video 'Kasus Corona Jakarta Tertinggi, Ini 2 Komponen Sumbernya':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/fjp)