KPU Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Staf Dibunuh OTK di Papua

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 15:43 WIB
Staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski (25) tewas dibunuh orang tidak dikenal (OTK).
Henry Jovinski (25), staf KPU Kabupaten Yahukimo yang dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK) (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berbelasungkawa atas meninggalnya Henry Jovinski (25), staf KPU Kabupaten Yahukimo yang dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK). KPU meminta aparat turut memberi keamanan kepada penyelenggara sekaligus memastikan tahapan pemilu 2020 berjalan tertib.

"Kepada aparat keamanan kami tentu berharap ada dukungan yang maksimal untuk menjaga dan amankan bukan hanya proses dan tahapan pemilihan kepala daerah tapi juga menjaga, mengamankan penyelenggara pemilunya. Jadi bukan hanya mengamankan kantor tapi juga para penyelenggara pemilunya," kata Ketua KPU RI Arief Budiman dalam konferensi pers di KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020).

Arief pun menyesalkan peristiwa pembunuhan ini. Lantaran, ia meyakini bahwa almarhum Henry tak pernah terlibat masalah apapun. Ia berharap kepolisian segera menangkap pelaku.

"Saya tentu sangat menyesalkan ada peristiwa ini karena sepanjang kami tahu tidak ada informasi atau berita bahwa yang bersangkutan melakukan sesuatu bermasalah. Jadi kami tentu sangat menyesalkan adanya peristiwa ini. Kami koordinasi dengan pihak aparat keamanan dan berharap kejadian ini diproses secepatnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan pelakunya agar diberi hukuman yang setimpal dengan perbuatan yang dia lakukan," ujarnya.

Selain itu, Arief berpesan kepada para penyelenggara untuk berhati-hati selama bertugas. Serta, lanjut Arief, menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran.

"Kepada penyelenggara pemilu se-Indonesia saya ingin sampaikan bahwa peristiwa semacam ini menjadi pelajaran berharga bagi kita agar kita dalam jalankan tugas-tugas kita sangat berhati-hati memperhatikan juga situasi sekitar kita tetap harus menjalankan tugas kita dengan baik," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2