Viral Pembobolan ATM di Gunung Putri Bogor, Pelaku Pakai Alat Las

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 19:40 WIB
Mesin ATM di minimarket, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dibobol.
Kondisi ATM setelah dibobol. (Sachril Agustin/detikcom)
Bogor -

Pembobolan ATM dengan menjebol tembok minimarket di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial. Pegawai minimarket menyebut pelaku membobol brankas ATM dengan cara dilas.

"Jadi, dia (pelaku) tuh bawa, dilas. Jadi dia bawa gasnya (elpiji) dua. Yang (elpiji) 3 kilogram (kg) satu, yang 12 kg satu. (ATM dibobol dengan cara) dilas," kata salah seorang pegawai minimarket, Siti (21), saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), Desa Tlajung Udik, Selasa (11/8/2020).

"Pertama kayaknya dicongkel dulu pakai linggis yang lapisan pertama. Terus buat buka dalamannya (brankas ATM) dilas. Soalnya, kelihatan ada percikan api (dari CCTV)," imbuhnya.

Menurut Siti, peristiwa pembobolan ATM di tempatnya bekerja terjadi pada Minggu (9/8) sekitar pukul 01.30 WIB. Waktu kejadiannya diketahui dari rekaman CCTV.

Siti menceritakan, sekitar pukul 02.00 WIB, petugas teknisi datang ke minimarket untuk mengecek ATM. Setelah dibuka sekitar pukul 03.00 WIB, petugas teknisi menemukan ATM sudah dirusak dan tembok minimarket dijebol.

"Iya, mungkin (pelaku) ketahuan dari sensor ATM-nya kali, dari CCTV ATM. Terus dia (teknisi) ke sini, rolling door kebuka dikit. Iya, ada celah (rolling door), jadi kelihatan ada orang," lanjutnya.

Kondisi mesin ATM usai dibobol, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Kondisi ATM setelah dibobol. (Sachril Agustin/detikcom)

Siti menuturkan, ruko di samping minimarket yang temboknya dijebol pelaku pembobolan baru beberapa hari ini ditempati. Diduga, sebut dia, pelaku pembobolan ATM adalah orang yang mengontrak di ruko tersebut.

"Samping (minimarket) itu ruko kosong. Cuma, (sejak) 3 hari kemarin ada orang ngontrak di sini. Baru tiga hari, dan hari ketiganya sudah ngebobol (ATM) ini," terang Siti.

"Katanya sih yang ngontrak di sini (pelaku yang membobol mesin ATM), gitu. Semenjak (ATM) ini dibobol, yang ngontrak di sebelah sudah nggak ada," sambung dia.

Siti mengatakan pelaku yang masuk ke minimarket dengan menjebol ATM berjumlah tiga orang. Menurut keterangan warga, lanjutnya, ada dua orang yang memantau situasi dari luar.

Setelah membobol satu ATM, dia melanjutkan, pelaku berniat membobol ATM lainnya. Pegawai minimarket ini mengungkapkan ATM kedua tidak jadi dibobol karena pelaku sadar aksinya sudah ketahuan.

"Iya sempat (ATM kedua mau dibobol), cuma kan perkiraan pukul 02.00 WIB mereka kabur, dan cek ke dalam (minimarket) itu pukul 03.00 WIB. Jadi sudah kosong, sudah nggak ada orang di kios sebelah juga. Kalau dengar-dengar sih waktu itu pas ngobrol. Soalnya, (ATM) baru diisi juga, itu sekitar Rp 700 juta (uang dicuri pelaku dari ATM)," papar Siti.

Selanjutnya
Halaman
1 2