2 Anak-Mantu Jokowi Jadi Jagoan Megawati

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 15:47 WIB
Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memasuki ruang pelantikan anggota DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selasa (1/10/2019). Sebanyak 575 anggota DPR terpilih dan 136 orang anggota DPD terpilih diambil sumpahnya. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.
Megawati Soekarnoputri (Antara Foto/Galih Pradipta)
Jakarta -

Anak dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi jagoan PDI Perjuangan (PDIP) di bawah kepemimpinan Ketum Megawati Soekarnoputri pada Pilkada 2020. Pertama adalah sang anak sulung, Gibran Rakabuming Raka, untuk Pilwalkot Solo, dan yang kedua adalah anak menantunya, Bobby Nasution, untuk Pilwalkot Medan.

Gibran Rakabuming lebih dulu mendapatkan rekomendasi dari Megawati. Gibran, yang berpasangan dengan Teguh Prakosa di Pilwalkot Solo 2020, mendapat rekomendasi PDIP pada Jumat (17/7/2020), bersamaan dengan 44 pasangan calon kepala daerah lainnya.

Nama Gibran-Teguh dan 44 pasangan calon kepala daerah yang mendapat rekomendasi dari PDIP diumumkan Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani saat itu. Megawati turut hadir dalam acara yang digelar secara virtual.

"Pada kesempatan ini, atas izin Ibu Ketua Umum, saya akan mengumumkan nama-nama yang kemudian sudah menjadi keputusan dari DPP partai untuk insyaallah maju dan berjuang untuk memenangkan dalam Pilkada 2020," ujar Puan.

Puan lalu menyebutkan nama-nama satu per satu. Tak ketinggalan nama Gibran turut disebut untuk Pilwalkot Surakarta. "Provinsi Jawa Tengah, Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dengan Teguh Prakosa," sebut Ketua DPR RI itu.

Megawati memberikan pesan dalam acara pengumuman rekomendasi Gibran dan 44 pasangan calon kepala daerah lainnya. Presiden RI ke-5 itu memerintahkan para calon kepala daerah jagoannya bekerja keras mendapatkan simpati rakyat demi kemenangan PDIP pada Pemilu 2024.

"Tolong diingat, dalam perjuangan ini baru tahap pertama. Kalian baru terpilih untuk menjadi calon, sedangkan perjuangannya nanti bulan Desember (pelaksanaan Pilkada Serentak 2020). Bergeraklah cepat turun ke bawah untuk mendapatkan simpati masyarakat, dari rakyat yang akan memilih masing-masing daerah tersebut. Cobalah, saya sangat berkeinginan kalau di 2020 ini sebagai ketua umum-mu, kita harus mencapai kemenangan yang cukup besar," perintah Megawati.

"Karena sebenarnya perjuangan ini bukanlah sampai di sini saja. Kita masih punya sebuah kerja keras sebagai partai yang harus kita laksanakan, yaitu adalah yang namanya Pemilu dan Pilkada di 2024. Tidak bisa kita hanya berleha-leha saja, 'oh sudah ada rekomendasi di tangan saya' tidak bisa. Sepenuhnya harus terus dilakukan dengan kerja keras," sambungnya.

Gibran mengikuti pengumuman rekomendasi Pilkada 2020 PDIP fase I dari kantor PDIP Jawa Tengah di Semarang. Ia juga turut menyampaikan pidato setelah namanya diumumkan oleh PDIP.

"Rekomendasi ini bagi saya adalah suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk bisa memenangkan kontestasi Pilkada Kota Surakarta 2020," kata Gibran.

Gibran Rakabuming Raka mantap untuk mengikuti Pilkada Solo. Dengan memakai baju warna merah, Gibran menjemput tiket dari PDIP untuk maju bertarung di Pilkada Solo.Gibran Rakabuming (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Gibran mengucapkan rasa terima kasih kepada PDIP atas rekomendasi yang diberikan untuk ia bisa maju sebagai calon wali kota. Gibran mengatakan rekomendasi ini menjadi momentum konsolidasi dan pemenangan PDIP. Dia juga mengatakan saat ini menjadi momen yang tepat tak hanya untuk proses politik dan demokrasi, tapi juga ajang gotong royong dalam masa pandemi virus Corona.

"Saya bersyukur dan menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya atas rekomendasi yang diamanahkan kepada saya pada Pilkada Surakarta 2020," kata Gibran.

"Mari kita jadikan pilkada kali ini tidak hanya proses politik dan demokrasi, tapi juga sebagai ajang gotong royong untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID. Merdeka!" tambahnya.

Gibran sudah mengantongi tiket untuk bisa maju di Pilkada Solo 2020. Gibran-Teguh resmi mendapat dukungan dari PDIP dan Gerindra. Di Solo, PDIP memiliki kekuatan mayoritas dengan memiliki 30 kursi di DPRD. Modal dari kursi PDIP saja sudah cukup untuk menjadi syarat pendaftaran ke KPUD Solo.

Dengan tambahan dari Gerindra, Gibran-Teguh sudah mengantongi 33 kursi. Sementara itu, tiga partai lain sudah menyatakan mendukung putra sulung Presiden Jokowi itu. Ketiga partai itu adalah PAN dan Golkar dengan masing-masing 3 kursi di DPRD serta PSI yang memiliki 1 kursi.

Kondisi politik di Solo pun memungkinkan terjadi hanya ada satu pasangan calon. Artinya, Gibran diprediksi akan melawan kotak kosong di Pilwalkot Solo.

Selanjutnya
Halaman
1 2