Gerindra: Penghargaan Jokowi ke Fahri-Fadli Rekonsiliasi Nasional

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 12:15 WIB
Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Habiburokhman (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Penghargaan bintang tanda jasa yang bakal diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah disambut positif Partai Gerindra. Pemberian penghargaan itu dinilai sebagai bentuk dorongan untuk rekonsiliasi nasional.

"Saya pikir bagus ya, kita ini sekarang mendorong rekonsiliasi nasional. Kita jangan ini lagi, keterbelahan, jangan berkutat pada keterbelahan politik," kata juru bicara Gerindra, Habiburokhman, di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Penghargaan yang akan diterima Fahri dan Fadli pun dinilai wajar oleh Gerindra. Sebab, melihat rekam jejak keduanya di DPR yang berlangsung lama.

"Nah, saya positif sekali melihat dua penghargaan ke dua senior saya tersebut. Ya wajar ya, dua orang tersebut wajar mendapatkan penghargaan. Kita tahu track record beliau berdua, aktivis bukan baru, bukan baru di DPR kemarin, tapi sejak zaman kuliah, mahasiswa, kemudian belum di DPR, kemudian di DPR," ujar Habiburokhman.

Rekam jejak Fahri dan Fadli selama di DPR disebut Habiburokhman sebagai catatan emas. Fahri dan Fadli yang pernah menjabat pimpinan DPR itu dinilai sejak lama dikenal memiliki gagasan yang mumpuni.

"Itu penuh catatan emas perjuangan mereka, ide yang mereka gagaskan, yang mereka sampaikan, itu kan bagus-bagus semua dari dulu. Kalau Pak Fadli Zon, saya baru-baru lulus kuliah saja baca komentar beliau, oh cerdas sekali, memberikan pencerahan kepada bangsa ini, demikian juga Pak Fahri," ucapnya.

Ketika ditanyakan apakah penghargaan kepada Fahri dan Fadli sebagai bentuk pembungkaman, Habiburokhman menjelaskan fungsi kritik. Menurut anggota Komisi III DPR ini, seseorang dalam memberikan kritik tak sembarang asal bicara.

"Jadi fungsi kritikan itu bukan berdasarkan perbedaan, tapi berdasarkan fungsi dan wewenang, menyampaikan kritik bukan mentang-mentang ini beda dan kita kritik terus, enggak begitu. Walaupun satu warna, kalau enggak bener, kita kritisi, ada yang terbuka, ada yang internal, lihatlah sendiri di DPR ini begitu dinamis," imbuh dia.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan penghargaan Bintang Mahaputera Nararya yang akan diberikan kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dia mengatakan penghargaan dari presiden itu bisa diperoleh oleh mantan pimpinan lembaga negara.

"Bisa dijelaskan bahwa pemberian bintang Mahaputra kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah adalah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mantan ketua/wakil ketua lembaga negara, mantan menteri dan yang setingkat mendapat bintang jasa seperti itu jika selesai tugas dalam satu periode jabatan," kata Mahfud melalui akun Twitter resminya, Senin (10/8).

Tonton video 'Fadli Zon-Fahri Hamzah Akan Dapat Bintang Penghargaan dari Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/elz)