PKS: Anies Bicara 'Kebijakan Intoleran', Merespons Serangan di Medsos

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 11:07 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Foto: Istimewa)
Jakarta -

PKS ikut menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal 'kebijakan intoleran'. Menurut PKS, pernyataan itu untuk merespons serangan-serangan terhadap Anies di media sosial soal intoleransi.

"Bagus bagian dari 'serangan' ke Mas Anies sering dianggap intoleran. Mas Anies justru di forum yang tepat meminta pada mereka yang menuduhnya intoleran untuk menyampaikan kebijakan dan program mana yang intoleran," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Selasa (11/8/2020).

"Ini contoh baik bagaimana kepala daerah merespons terhadap diskursus yang berkembang di medsos. Ini sehat bagi demokrasi," sambungnya.

Pernyataan Anies itu disampaikan dalam acara Indonesia Leaders Talk Memoar Pilada DKI 2017. Anies kala itu meminta publik untuk membuktikan apakah ada kebijakannya yang bersifat intoleran.

Mardani pun ikut menyinggung pernyataan Rocky Gerung yang juga hadir sebagai narasumber dalam acara itu. "Semalam di acara Indonesian Leaders Talk, Rocky Gerung angkat 'menikmati serangan sosmed ke Anies' karena selalu ada kelompok yang menyerang kebijakan Anies di socmed," ucapnya.

Mantan Ketua Tim Sukses Anies-Sandi itu pun menilai arti 'menikmati' yang disampaikan Rocky Gerung bermakna lucu. Sebab, menurut Mardani, tudingan yang dilayangkan terhadap Anies kerap membabi-buta.

"Arti menikmati Rocky Gerung itu bermakna lucu. Karena para penuduhnya bersikap apa pun yang dilakukan Anies selalu salah," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta siapa saja menunjukkan bukti jika ada kebijakan yang intoleran. Anies mengaku baru kali ini dirinya menyatakan hal tersebut.

"Setelah 2 tahun saya di Jakarta, baru saya tawarkan pertanyaan balik, tolong ditunjukkan selama 2 tahun ini kebijakan mana yang intoleran, tolong ditunjukkan, kebijakan mana yang diskriminatif, tolong ditunjukkan fakta mana yang bisa membenarkan imajinasi bahwa gubernur dan pemerintahan adalah gubernur pemerintahan intoleran," ujar Anies dalam acara Memoar Pilkada DKI 2017 yang disiarkan di Channel YouTube Mardani Ali Sera seperti dilihat detikcom, Senin (10/8).

(mae/mae)