Soal Ormas Serang Acara di Solo, Kemendagri: Jangan Main Hakim Sendiri

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 08:29 WIB
Sekelompok orang menyerang lokasi doa pernikahan di i Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8/2020). Polisi turun tangan.
Penyerangan di Solo (Kartika Bagus/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi polisi telah menangkap pelaku penyerangan seusai acara doa menjelang pernikahan atau midodareni di Solo. Kemendagri pun mengingatkan agar ormas tidak melakukan main hakim sendiri.

"Kami respek kepada Polri yang sudah melaksanakan penegakan hukum kepada para pelaku, (pelaku) sudah ditangkap," kata Kapuspen Kemendagri, Bahtiar, saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Bahtiar pun meminta pihak kepolisian menindak ormas-ormas yang melakukan aksi seperti itu. Dia menegaskan ormas tidak boleh main hakim sendiri.

"Tak boleh main hakim sendiri, ya siapa pun harus tunduk dan patuh kepada hukum," tegasnya.

Untuk diketahui, peristiwa itu terjadi rumah keluarga almarhum Segaf bin Jufri di Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8) sekitar waktu magrib. Pelaku membubarkan acara doa bersama menjelang pernikahan.

Peristiwa penyerangan acara doa pernikahan di Solo itu bermula saat kelompok ormas tersebut mendapat informasi ada kegiatan terlarang di lokasi kejadian, Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8), sekitar waktu magrib. Kelompok itu lalu berusaha membubarkan acara yang ternyata adalah doa bersama rangkaian acara menjelang pernikahan.

Video penyerangan tersebut beredar di media sosial. Massa yang datang ke lokasi tampak berteriak-teriak dan melempari peserta acara tersebut. Perwakilan keluarga, Memed mengungkap tiga orang menjadi korban terluka akibat dikeroyok yakni Umar Assegaf (54) dan anaknya, HU (15), serta Husin Abdullah (57). Mereka ditendang, dipukul, dan dilempari batu. Selain itu, beberapa kendaraan dirusak oleh pelaku.

Polisi telah menangkap dua pelaku berinisial BD dan HD. Polisi juga meminta pelaku lainnya segera menyerahkan diri atau akan ditangkap dengan cara tegas.

tonton video 'Dua Penyerang Acara Doa Jelang Pernikahan di Solo Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/idn)