Dapat Kemudahan Izin Pasang AIS, Paguyuban Nelayan Apresiasi Kemenhub

Inkana Putri - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 21:16 WIB
Hubla
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Masyarakat nelayan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang tergabung dalam Paguyuban 'Mitra Nelayan Sejahtera' mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang telah memberikan kemudahan perizinan dan bantuan dalam pembuatan nomor Maritime Mobile Service Identities (MMSI), sebagai salah satu syarat mengoperasikan Automatic Identification System (AIS).

Direktur Kenavigasian Hengki Angkasawan menjelaskan penetapan Nomor MMSI merupakan salah satu perizinan e-licensing yang terkait dengan telekomunikasi pelayaran dan diberikan oleh Direktorat Kenavigasian melalui sistem online. Adapun perizinan online/e-licensing pada Direktorat Kenavigasian telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001 : 2015.

"Pemberian perizinan online/e-licensing dilaksanakan secara cepat, mudah dan gratis. Jika seluruh persyaratan telah dilengkapi secara online, maka dalam jangka waktu 1 jam, pemohon dapat langsung menerima dan mencetak perizinan yang diinginkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2020).

Lebih lanjut Hengki mengatakan dalam mendukung implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 7 Tahun 2019 dan PM Nomor 58 Tahun 2019 tentang Pemasangan dan Pengaktifan Sistem Identifikasi Otomatis Bagi Kapal yang Berlayar di Wilayah Perairan Indonesia, Direktorat Kenavigasian memberikan pendampingan serta penjelasan kepada para stakeholder mengenai perizinan online/e-licensing yang terkait, yaitu Surat Penetapan Nomor MMSI sesuai dengan implementasi peraturan tersebut.

"Nantinya pendampingan dan penjelasan akan tetap diberikan kepada stakeholders yang membutuhkan termasuk kepada para nelayan yang membutuhkan perizinan MMSI," imbuhnya.

Adanya kemudahan perizinan ini diapresiasi oleh Ketua Paguyuban Nelayan 'Mitra Nelayan Sejahtera' Eko Budiyono. Hal ini disampaikan melalui surat resmi kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beberapa waktu lalu.

Paguyuban Nelayan 'Mitra Nelayan Sejahtera' menyampaikan rasa terima kasih khususnya kepada jajaran Direktorat Kenavigasian, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Pasalnya, MMSI merupakan salah satu persyaratan utama dalam mengoperasikan Automatic Identification System (AIS).

Terkait hal ini, Hengki berharap berharap agar seluruh pihak yang akan melaksanakan pengurusan perizinan online/e-licensing dapat segera mengakses situs resmi yang telah ditetapkan atau menghubungi Direktorat Kenavigasian melalui kontak yang telah disediakan.

Selain penetapan Nomor MMSI, Direktorat Kenavigasian juga menetapkan beberapa perizinan, yakni Persetujuan Pemasangan/Pembangunan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran yang dilaksanakan oleh pihak ke-3, Persetujuan Pengoperasian Vessel Traffic Service (VTS) non DJPL/Local Port Service (LPS), Persetujuan Frekuensi Marine untuk Pengoperasian VTS non DJPL/LPS, Rekomendasi Izin Komunikasi Data LRIT, Pemberian Kuasa Perhitungan Jasa Telekomunikasi dalam Dinas Bergerak, Pelayaran Accounting Authority Identification Code (AAIC), Pemberian Izin Prinsip Pendirian Stasiun TS non DJPL/LPS serta Penetapan Frekuensi Marine untuk Komunikasi Stasiun Radio Kapal.

(akn/ega)