Kejagung Mulai Sidik Dugaan Gratifikasi Jaksa Pinangki

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 20:28 WIB
Jaksa Pinangki
Jaksa Pinangki (Foto: dok istimewa/MAKI)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana gratifikasi jaksa Pinangki Sirna Malasari. Bukti permulaan dugaan tindak pidana tersebut sudah dikantongi Kejagung.

"Nah penyidikan ini, adalah terkait dugaan tindak pidana korupsi, terhadap pegawai negeri atau penyelenggara negara yang diduga menerima hadiah," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono di depan Gedung Bundar, yang merupakan kantor Jampidsus di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020).

Hari menjelaskan proses penyidikan ini bermula dari hasil pemeriksaan terhadap jaksa Pinangki oleh Jamwas. Setelah ditelaah, tim Kejagung berkesimpulan ada dugaan peristiwa pidana yang dilakukan jaksa Pinangki.

"Jadi saya ulangi proses itu tidak melalui tahap penyelidikan tapi langsung ke penyidikan. Sesuai dengan surat perintah penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor 47/r.2/fd.2/08/20208/2020," ujar Hari.

Setelah itu, Kejagung mulai memeriksa tiga saksi. Ketiga orang itu kini masih berstatus saksi.

"Yaitu jaksa PSM (Pinangki Sirna Malasari) itu sendiri, kemudian Anita Kolopaking, pengacara dan Djoko Sugiarto Tjandra," ujar Hari.

"Hari ini dijadwalkan dua pemeriksaan tapi dua-duanya tidak hadir, tentu sesuai dengan di penyidikan. Penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti yang dengan bukti nanti menjadi jelas tindak pidana menentukan sangkaannya," sambung dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2