Diduga Saluran Air Zaman Belanda Ditemukan di Stasiun Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 17:49 WIB
Diduga saluran air zaman Belanda, ditemukan di bawah Stasiun Bekasi.
Diduga saluran air zaman Belanda, ditemukan di bawah Stasiun Bekasi. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Sebuah cagar budaya ditemukan di bawah Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. Diduga cagar budaya itu merupakan saluran air yang berusia kurang-lebih 100 tahun.

"Diperkirakan bekas saluran air zaman belanda," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Bekasi Tedy Hafni ketika dihubungi, Senin (10/8/2020).

Cagar budaya itu ditemukan oleh para pekerja bangunan yang sedang menggarap proyek double-double track di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ketika menggali tanah, pekerja menemukan tumpukan batu bata yang berbentuk melingkar menyerupai saluran air.

"(Lebar saluran) kurang-lebih 15 meter dengan ketebalan panjang tembok masing-masing 28 cm, batu batanya kan numpuk tuh, seperti bekas drainase. Baru dugaan," kata Tedy.

Selain saluran air, para pekerja proyek itu menemukan sebuah jendela khas bangunan kolonial. Jendela tersebut juga diduga peninggalan zaman belanda. "(Usia) diperkirakan 1 abad," lanjutnya.

Pemkot Bekasi telah melaporkan penemuan itu ke Pemprov Jawa Barat, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, dan arkeolog Banten. Penemuan itu, kata Hafni, akan segera ditindaklanjuti.

Diduga saluran air zaman Belanda, ditemukan di bawah Stasiun Bekasi.Petugas juga menemukan jendela kuno yang diduga merupakan jendela zaman kolonial. (Foto: dok. Istimewa)

Dari foto yang diterima detikcom, tampak saluran air itu berada di dalam tanah yang sedang dibongkar para pekerja proyek. Saluran itu ada di tengah-tengah besi-besi proyek.

Terlihat tumpukan batu bata yang membentuk lingkaran sehingga sangat mirip dengan saluran air. Batu bata tersebut masih tampak kokoh.

Pada foto lainnya, terlihat sebuah jendela. Ukurannya terlihat setinggi orang dewasa. Desain jendela itu tampak seperti jendela yang terdapat di bangunan era penjajahan Belanda.

(isa/aik)