Ditangkap, Wabup Bengkalis Sempat Atur Pemerintahan dari Lokasi Pelarian

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 12:09 WIB
Wabup Bengkalis, Muhammad (dok. Istimewa)
Foto: Wabup Bengkalis, Muhammad (dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad, yang merupakan buron kasus dugaan korupsi diamankan. Polisi menyebut Muhammad sempat mengendalikan pemerintahan selaku Plt Bupati Bengkalis dari lokasi pelariannya.

"Sejak Februari 2020, M mengendalikan Pemerintahan Kabupaten Bengkalis dari tempat persembunyiannya," kata Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi, dalam keterangan tertulis dari Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Andri Sudarmadi, Senin (10/8/2020).

Sebagai informasi, Muhammad diangkat menjadi Plt Bupati Bengkali usai Bupati Amril Mukminin ditahan KPK terkait kasus dugaan suap. Pengangkatan Muhammad ini sempat diprotes warga karena statusnya yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pipa air di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2013 senilai Rp, 3,8 miliar. Kala itu Muhammad menjabat Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau.

Polisi, yang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi itu, sempat memanggil Muhammad untuk diperiksa pada Februari 2020. Namun, yang bersangkutan tak hadir sehingga polisi melakukan pengecekan ke Bengkalis.

Setelah dicek, Muhammad diduga sudah kabur. Polisi pun memasukkan Muhammad dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi mengatakan Muhammad terakhir kali berada di Jambi.

"Buronan (Muhammad) kita tahan sejak Jumat lalu di Mapolda Riau," kata Andri.

Setelah Muhammad jadi buronan, Gubernur Riau Syamsuar mengangkat Sekda Bengkalis, Bustamai, menjadi Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis pada 11 Maret 2020.

(Sebagian isi artikel dimutakhirkan pukul 16.20 WIB. Ada keterangan baru dari Polisi.)

Tonton juga video 'DPO Kasus Korupsi Pertamina Senilai Rp 4 Miliar Diciduk':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)