Niat Puasa Senin dan Keutamaan Ibadah Menurut Nabi SAW

Rosmha Widiyani - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 11:14 WIB
asian muslim people praying before having their food in dining room together for break fasting
Foto: iStock/Niat Puasa Senin dan Keutamaan Ibadah Menurut Nabi SAW
Jakarta -

Niat puasa Senin menjadi salah satu topik yang dicari netizen pada Senin (10/8/2020). Puasa Senin merupakan salah satu ibadah sunnah yang bisa meningkatkan keimanan muslim.

Berikut bacaan niat puasa Senin:


نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Taala."

Seperti ditulis Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza'iri dalam Kitab Minhajul Muslim, niat adalah salah satu rukun puasa. Dengan sifatnya yang sunnah, niat puasa Senin boleh saja dibaca saat fajar atau terbit matahari.

"Syaratnya ia belum makan apa pun," kata Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza'iri.

Niat puasa Senin bisa dibaca siang hari asal belum makan apa pun sejak sebelum subuh. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Abu Dawud, Rasulullah SAW telah menjelaskan keutamaan puasa Senin, yang biasanya dipasangkan dengan ibadah serupa pada hari Kamis.

"Sesungguhnya amal-amal manusia dibeberkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis," tulis hadits tersebut dikutip dari Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu Jidil 3 karya Prof. Wahbah Az-Zuhaili.

Keutamaan lain niat puasa Senin dan ibadahnya disebutkan Abu Hurairah dalam hadits Imam at-Tirmidzi. Dengan mengetahui niat puasa Senin dan keutamaannya, tiap muslim diharapkan tak ragu lagi melakukan ibadah sunnah ini.

"Berbagai amalan manusia dilaporkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dilaporkan saat aku sedang berpuasa." (HR. Tirmidzi).

(row/erd)